RADARBANYUWANGI.ID - Selasa, 27 Mei 2025 bertepatan dengan 29 Dulkaidah 1958 dalam penanggalan Jawa dan 29 Dzulqaidah 1446 Hijriah.
Hari ini jatuh pada Selasa Wage, dengan pengaruh watak dan wuku yang memberikan warna khusus terhadap energi harian masyarakat Jawa, khususnya mereka yang lahir atau memiliki aktivitas penting di hari ini.
Weton Selasa Wage 27 Mei 2025: Saat Tepat Introspeksi dan Merawat Jiwa
Hari Selasa dikenal memiliki karakter pemarah dan pencemburu, namun juga dikenal luas pergaulan. Sementara pasaran Wage memberi pengaruh sifat yang menarik namun angkuh, serta setia dan penurut.
Sayangnya, individu dengan pengaruh Wage cenderung malas mencari nafkah, memiliki hati yang kaku, dan mudah gelap pikiran hingga sering terkena fitnah.
Sisi emosional makin diperkuat dengan pengaruh Haståwårå Brama, yang melambangkan pribadi yang tidak sabaran dan emosional.
Ini diperkuat oleh Sadwårå Mawulu, yang membawa bibit rasa was-was dan curiga, serta Saptåwårå Wasesa Segara yang menjadi penyeimbang melalui sifat pemaaf, suka menolong, dan berhati mulia.
Rakam Mantri Sinaroja menandakan potensi kemuliaan dan kemampuan menjalankan tugas, meskipun diwarnai sisi keangkuhan.
Sementara Paarasan Lakuning Bumi membawa sifat pelindung, penyabar, dan pengalah—sebuah energi yang selaras dengan kebutuhan untuk introspeksi hari ini.
Wuku Pahang: Waktu Penyembuhan, Bukan Perjalanan
Hari ini juga berada dalam pengaruh Wuku Pahang, yang diasosiasikan dengan Bethara Tantra sebagai dewa pelindung, serta pohon Gendhayakan yang menjadi simbol penyembuhan.
Ini adalah masa yang cocok untuk mengobati penyakit, menanam sesuatu, dan mengadakan pernikahan. Namun, tidak dianjurkan untuk bepergian jauh, mencari nafkah, ataupun memulai perencanaan besar.
Simbol burung Cocak menunjukkan kecenderungan untuk pandai bicara dan menyukai keramaian, namun gedhong yang terbuka pintunya menandakan jiwa ikhlas dan dermawan.
Meski begitu, perlu waspada karena dalam Pahang, seseorang mudah tersinggung dan lengah, ibarat burung terkena jerat.
Anjuran dan Larangan
- Arah yang harus dihindari: Selatan (hindari bepergian ke arah ini selama wuku Pahang berlangsung).
- Kegiatan yang dianjurkan: Menyembuhkan diri, kegiatan spiritual, menanam, menikah.
- Kegiatan yang tidak disarankan: Bepergian jauh, memulai usaha atau proyek baru, memperbaiki sesuatu.
- Sesaji/ritual: Nasi gurih dari beras zakat fitrah, lauk ayam putih, serta 40 kali salawat sebagai penyeimbang energi.
Refleksi Hari Ini
Hari Selasa Wage dalam Wuku Pahang mengajarkan kita untuk berhati-hati dalam emosi, menahan diri dari keputusan gegabah, serta memberi ruang untuk merawat tubuh dan jiwa.
Gunakan waktu ini untuk menenangkan pikiran, memperkuat niat baik, dan menjauhi pertengkaran serta niat buruk. (*)
Editor : Ali Sodiqin