RadarBanyuwangi.id - Kala hujan turun, lagu-lagu indie dengan lirik puitis dan aransemen hangat mampu menciptakan keintiman tersendiri.
Berikut lima rilisan indie Indonesia 2024 yang pas menemani rintik hujan: “Berpayung Tuhan” (Nadin Amizah), “Cincin” (Hindia), “Gala Bunga Matahari” (Sal Priadi), “Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan” (Bernadya), dan “Masuk Angin” (ArumtaLa).
Setiap lagu menampilkan nuansa berbeda dari folk pop introspektif, alt-pop yang menenangkan, hingga synth minimalis yang sama-sama menambah kehangatan di hari mendung.
“Berpayung Tuhan” – Nadin Amizah
Dirilis 13 Oktober 2024 di bawah label Sorai, “Berpayung Tuhan” menghadirkan folk-pop dengan petikan gitar lembut dan vokal syahdu Nadin Amizah, menjadikannya soundtrack ideal saat hujan deras kian mendinginkan udara. Lirik “Berpayung Tuhan menahan kita dari basah” memberi kesan perlindungan ilahi, cocok dinikmati sambil menatap kaca berembun.
“Cincin” – Hindia
Sebagai salah satu pemenang nominasi Anugerah Musik Indonesia 2024, “Cincin” memadukan alt-pop dengan synth halus dan beat mid-tempo yang menenangkan.
Tema lagu tentang ikatan dan janji membuatnya relevan saat hujan mengguyur, seolah menguatkan komitmen meski segala hal di luar berubah basah oleh rintik air.
“Gala Bunga Matahari” – Sal Priadi
Sal Priadi membawa suasana hangat lewat “Gala Bunga Matahari”, single pop dengan tonalitas cerah dan aransemen minimalis yang dirilis menjelang AMI Awards 2024.
Meskipun berbalut nada optimis, lagu ini memiliki refrain lembut yang pas mengusir melankolia hujan sore sambil menyeruput teh hangat di teras rumah.
“Untungnya, Hidup Harus Tetap Berjalan” – Bernadya
Bernadya merilis lagu ini sebelum ajang AMI Awards 2024, menampilkan synth-pop minimalis dan vokal tenang yang menenangkan. Liriknya mengingatkan bahwa meski hujan menghadang, hidup terus berjalan, memberi semangat untuk bangkit menghadapi setiap badai emosional.
“Masuk Angin” – ArumtaLa
ArumtaLa, duo indie elektrik, merilis “Masuk Angin” pada kuartal terakhir 2024 sebagai bagian dari EP Panas Dingin. Dengan padanan synth lembut dan bass hangat, lagu ini metaforakan rasa sejuk setelah hujan reda, ideal diputar saat hujan berhenti dan udara menjadi segar kembali. (*)
Editor : Ali Sodiqin