RADARBANYUWANGI.ID - Sumber mata air penawar yang terletak di Desa Ketapang, Kalipuro, Banyuwangi, kini menjadi jujugan banyak orang.
Lokasi sumber mata air ini hanya berjarak sekitar 3 km dari bibir pantai, menjadikannya akses yang mudah bagi pengunjung yang ingin merasakan khasiatnya.
Selain diambil airnya, banyak warga yang mandi di kolam mata air tersebut, karena mereka percaya akan manfaat kesehatan yang ditawarkan.
Air dari sumber ini diambil dan dimasukkan ke dalam galon, kemudian banyak dijual sebagai air isi ulang.
Menariknya, pernah ada penelitian yang menunjukkan bahwa air dari sumber penawar ini memiliki kadar pH yang sama dengan air mineral Aqua.
KRT Ilham Triadi Nagoro, seorang budayawan spiritual Jawa asal Banyuwangi, bahkan pernah melakukan ritual mandi di tempat tersebut.
Ritual ini dilakukan pada hari Selasa Kliwon menjelang malam Rabu Legi di Sumber Mata Air Penawar.
Ilham mengungkapkan bahwa sumber mata air yang berasal dari sebuah perbukitan ini diyakini dapat menjadi penawar dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Mata air penawar dikelilingi oleh pohon-pohon besar yang menjulang tinggi, dengan akar-akar yang menjalar ke mana-mana. Menurut Ilham, mata air ini sangat segar dan memiliki khasiat baik untuk kesehatan.
“Ternyata memang segar, tubuh saya rasanya tambah bugar. Setelah berendam saat pergantian hari dari Selasa Kliwon ke malam Rabu Legi jam 00.00, tubuh rasanya tambah bugar,” tuturnya.
Ilham menambahkan bahwa mandi di kehangatan aliran sumber mata air ini dapat membuat awet muda serta menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Baca Juga: Pemilik 10 Weton Ini Dipercaya Kaya Raya dan Selalu Beruntung dan Sejahtera dalam Hidupnya
“Alam sudah banyak memberikan manfaat kepada manusia, maka patutlah bersyukur kepada Gusti Allah. Gusti Amberkahi Aamiin,” pungkasnya.
Dengan kepercayaan akan khasiatnya, Sumber Mata Air Penawar di Ketapang terus menarik perhatian masyarakat dan pengunjung yang ingin merasakan manfaat kesehatan dan spiritual yang ditawarkannya. (*)
Editor : Ali Sodiqin