RADARBANYUWANGI.ID - Kalender Jawa terus menjadi sorotan, terutama di kalangan masyarakat yang masih menjunjung tinggi adat dan tradisi leluhur.
Bagi sebagian orang Jawa, penanggalan ini berfungsi sebagai panduan penting untuk menentukan hari baik, membaca watak seseorang, hingga mencari kecocokan jodoh.
Tanggal Sabtu, 10 Mei 2025, pun tak lepas dari perhatian karena memiliki kombinasi weton yang dipercaya menyimpan makna mendalam.
Penanggalan Jawa dan Islam pada 10 Mei 2025
Berdasarkan sistem kalender Jawa, Sabtu, 10 Mei 2025 bertepatan dengan 12 Sela 1958 Jawa, dan memiliki weton Sabtu Pahing.
Sementara itu, menurut kalender Islam atau Hijriah, tanggal ini bersamaan dengan 12 Dzulqaidah 1446 H.
Kombinasi antara kalender Jawa dan Hijriah sering dijadikan acuan oleh masyarakat yang ingin mengadakan acara penting seperti pernikahan, khitanan, hingga pindahan rumah.
Mengenal Neptu dan Weton Sabtu Pahing
Dalam tradisi Jawa, setiap hari dan pasaran memiliki nilai numerik yang disebut neptu. Hari Sabtu memiliki nilai 9, sedangkan pasaran Pahing juga bernilai 9.
Maka, total neptu weton Sabtu Pahing adalah 18. Nilai neptu ini berpengaruh besar dalam menentukan sifat dasar, perjalanan rezeki, hingga kecocokan jodoh seseorang.
Orang yang lahir di hari Sabtu Pahing umumnya dikenal memiliki karakter kuat dan tegas.
Mereka dikenal ambisius, pekerja keras, serta memiliki keinginan besar untuk meraih sesuatu dalam hidupnya.
Daya juang yang tinggi serta semangat pantang menyerah membuat mereka kerap menjadi pemimpin atau pengambil keputusan dalam lingkungan sosialnya.
Namun, watak keras ini kadang bisa menjadi sisi negatif bila tidak dibarengi dengan empati, dan pemilik weton ini cenderung keras kepala serta sulit menerima kritik.
Potensi Rezeki dan Karier
Dari sisi ekonomi, pemilik weton Sabtu Pahing terbilang cukup beruntung. Dengan neptu tinggi, mereka diyakini memiliki jalan rezeki yang terbuka lebar.
Mereka mudah mendapat kepercayaan dan peluang besar dalam urusan bisnis maupun pekerjaan.
Profesi yang cocok bagi mereka biasanya adalah yang menuntut kepemimpinan, ketegasan, dan kedisiplinan, seperti di bidang militer, pemerintahan, dunia usaha, hingga manajemen.
Sifat ambisius dan kemauan kuat mereka membuat kariernya cenderung cepat menanjak, asalkan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Kecocokan Jodoh Sabtu Pahing
Dalam tradisi Jawa, jodoh yang selaras secara neptu dipercaya membawa kedamaian dan rezeki dalam rumah tangga.
Dengan neptu 18, pemilik weton Sabtu Pahing cocok berjodoh dengan seseorang yang memiliki neptu 9, 14, atau 19.
Ini bisa ditemukan pada weton-weton seperti Minggu Pahing (neptu 14), Selasa Kliwon (neptu 9), Kamis Wage (neptu 14), dan Rabu Legi (neptu 19).
Pasangan dengan kombinasi neptu yang serasi diyakini mampu saling mengimbangi, memperkuat hubungan emosional, serta menciptakan keharmonisan dalam kehidupan berumah tangga.
Mengapa Kalender Jawa Masih Penting?
Meski zaman sudah digital dan serba instan, banyak masyarakat Jawa yang masih mempercayai penanggalan tradisional ini.
Bukan sekadar warisan budaya, kalender Jawa menjadi pedoman hidup, petunjuk spiritual, dan sarana untuk menjaga harmoni dengan alam dan kehidupan.
Tanggal 10 Mei 2025 dengan weton Sabtu Pahing menjadi momen yang bisa dimaknai lebih dari sekadar penanggalan.
Bagi mereka yang mempercayai filosofi Jawa, ini adalah hari yang bisa dijadikan bahan introspeksi, penentuan langkah hidup, hingga waktu yang tepat untuk mengambil keputusan penting. (*)
Editor : Ali Sodiqin