Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dewi Persik Dikritik Pedas Usai Ubah Lirik Lagu Populer, Netizen Geram

Aulia Sulhia • Selasa, 6 Mei 2025 | 04:55 WIB
Dewi Persik menuai kritik usai ubah lirik lagu populer secara tidak tepat.
Dewi Persik menuai kritik usai ubah lirik lagu populer secara tidak tepat.

RadarBanyuwangi.id - Dewi Persik, penyanyi tanah air yang dikenal dengan gaya panggung enerjik dan vokal khas, kembali menjadi sorotan publik.

Namun, kali ini perhatian tertuju bukan pada penampilannya, melainkan pada aksinya dalam membawakan ulang beberapa lagu populer dengan lirik yang diubah secara tidak tepat.

Tindakan tersebut menuai kritik dari masyarakat, terutama warganet dan pecinta musik, yang menilai bahwa perubahan lirik tersebut dianggap tidak menghormati karya asli dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Berikut adalah tiga lagu yang menjadi pusat kontroversi.

1. Zombie – The Cranberries

Lagu "Zombie" milik The Cranberries dikenal sebagai lagu yang mengangkat tema konflik dan penderitaan kemanusiaan. Namun, saat dinyanyikan oleh Dewi Persik, lirik ikonik “Zombie, zombie, zombie” diubah menjadi “sombe, sombe, sombe”.

Kesalahan pelafalan ini dianggap merusak makna emosional dari lagu tersebut dan memancing kekecewaan publik karena tidak memperlihatkan respek terhadap pesan aslinya.

2. RIP, Love – Faouzia

Lagu ini dikenal luas karena liriknya yang menyentuh dan menggambarkan luka hati mendalam. "Man down, man down, oh another one down for me. Said you’d die for love, but I never loved you, sorry."

Namun, dalam versi Dewi Persik, lirik tersebut diganti secara drastis menjadi. "Mendhol mendol nonok, sajudin follow, oleeng ewelahyk slowly."

Pengubahan ini dinilai berlebihan dan menyinggung karena terkesan melecehkan karya seni serta menghilangkan nilai emosional yang terkandung dalam lagu tersebut.

3. Stecu Stecu – Lagu Tradisional Maluku

Lagu daerah ini memiliki nilai budaya tinggi dengan lirik asli. "Nona Ambon pica-pica, nona nanti linca-linca, mama Papua garas tanah."

Sayangnya, Dewi Persik menyanyikannya secara tidak jelas dan tidak sesuai dengan lirik aslinya. Akibatnya, makna budaya yang seharusnya dijunjung dalam lagu tersebut hilang dan menimbulkan kekhawatiran mengenai pelestarian budaya lokal. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#lirik lagu #populer #dewi persik