RadarBanyuwangi.id - Di era digital yang serba canggih ini, tontonan kartun bagi generasi Alpha, yang lahir pada rentang tahun 2010 hingga 2024, cenderung berbeda dengan apa yang dinikmati oleh generasi sebelumnya.
Berbeda dengan generasi X dan milenial yang tumbuh dengan kartun-kartun legendaris seperti Tom and Jerry, SpongeBob SquarePants, atau Dragon Ball.
Anak-anak zaman sekarang lebih mengenal platform streaming seperti Netflix, Disney+, dan YouTube, yang menawarkan konten yang lebih modern.
Namun, ada beberapa tontonan kartun klasik yang hampir terlupakan oleh generasi Alpha. Salah satunya adalah Bugs Bunny and Friends, kartun yang menampilkan tokoh-tokoh ikonik seperti Bugs Bunny, Daffy Duck, dan Elmer Fudd.
Serial ini menjadi legenda di dunia kartun Amerika dan menjadi bagian tak terpisahkan dari masa kecil banyak orang, namun kini sudah jarang ditemukan di televisi mainstream.
Selain itu, The Flintstones, yang merupakan kartun pertama yang disiarkan di prime time, juga sudah tak banyak dikenal.
Mengisahkan keluarga Flintstone yang tinggal di kota prasejarah, kartun ini menawarkan humor satir yang cerdas dan menjadi pelopor bagi banyak acara kartun lainnya.
Meskipun masih ada beberapa episode yang ditayangkan secara sporadis, generasi Alpha lebih tertarik dengan kartun modern yang lebih berwarna dan cepat.
Tak hanya itu, kartun He-Man and the Masters of the Universe dan Teenage Mutant Ninja Turtles yang sempat merajai layar kaca pada tahun 80-an dan 90-an, kini hanya dikenang sebagai bagian dari nostalgia.
Meskipun reboot-reboot kartun ini sempat muncul, daya tariknya tidak pernah sekuat versi aslinya.
Generasi Alpha mungkin tidak sepenuhnya tahu betapa serunya kartun-kartun klasik tersebut, namun siapa yang tahu?
Mungkin, suatu saat nanti mereka akan mengenalnya kembali, atau bahkan menjadi penggemar baru dari tontonan-tontonan jadul yang pernah memukau generasi sebelumnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi