Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kenali Beberapa Jenis Love Language Ini, Hubunganmu Dijamin Semakin Romantis

Fanzha Shefya Yuananda • Senin, 28 April 2025 | 01:15 WIB
Love language, bahasa cinta yang bisa bikin hubungan menjadi semakin romantis.
Love language, bahasa cinta yang bisa bikin hubungan menjadi semakin romantis.

RadarBanyuwangi.id - Hubungan percintaan ternyata tidak sesederhana yang dipikirkan. Ada beberapa hal yang perlu diketahui agar hubunganmu semakin romantis.

Beberapa generasi Z mengenal istilah love language atau bahasa cinta. Istilah tersebut dipopulerkan Dr Gary Chapman pada buku "The 5 Love Languages".

Dialah pencetus teori love language atau bahasa cinta, yang menjelaskan bagaimana cara mengekspresikan rasa cinta dan menerima cinta dari seseorang.

Perkara ini sering sekali digunakan pacuan di hubungan percintaan para generasi Z. Bagi mereka, mengenal bahasa cinta seperti words of affirmation, quality time, atau physical touch menjadi kunci untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan saling memahami.

Semakin terbuka dalam mengungkapkan perasaan, love language juga bisa membuat mereka saling memahami dan memberikan feedback atau timbal balik yang serupa sehingga terjadi keseimbangan dalam hubungan kasmaran mereka.

Berikut lima love language terpopuler yang sering dibicarakan.

Word of Affirmation

Bahasa cinta satu ini menunjukkan cinta menggunakan kata-kata manis, positif dan membangun semangat pasangannya.

Termasuk memberi pujian, ucapan terima kasih, atau kalimat penyemangat bisa sangat berarti bagi seseorang.

Contohnya, Aku bangga sama kamu”,“Kamu luar biasa hari ini,” atau “Kamu cantik/ganteng banget pakai baju itu”.

Acts of Service

Tindakan lebih penting daripada kata-kata. Sebagian orang yang menyukai love laguage ini akan merasa lebih dicintai ketika orang lain melakukan hal-hal kecil untuk membantunya.

Contohnya dengan membantu pasangan menyelesaikan pekerjaan rumah saat dia lelah, atau inisiatif membawakan barangnya saat nongkrong atau jalan-jalan.

Receiving Gifts

Hadiah bukan hanya soal nilai materi, tapi makna di balik pemberian. Orang dengan love language ini merasa dihargai ketika seseorang memberikan sesuatu sebagai simbol perhatian.

Contohnya dengan memberi cokelat atau bunga tanpa alasan khusus, hanya karena mengingat mereka.

Quality Time

Orang yang memiliki bahasa cinta quality time sangat menghargai perhatian penuh. Menghabiskan waktu bersama, berbicara dari hati ke hati, atau melakukan aktivitas bersama menjadi cara utama mereka merasakan cinta.

Contohnya seperti melakukan nonton film bersama, melakukan aktivitas bersama seperti jalan-jalan atau ngobrol santai tanpa memegang ponsel.

Physical Touch

Cinta sangat melekat melewati sentuhan fisik. Pegangan tangan, tepukan lembut di punggung, dan elusan di kepala (pat-pat) semua itu bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi mereka.

Contoh yang umum seperti membuat tos sebelum berpisah atau berpegangan tangan saat berbicara dan berjalan santai.

Dari kelima love language ini, bahasa cinta mana yang dimiliki kamu dan pasanganmu? Yuk, coba memahami love language satu sama lain agar hubungan cintamu semakin romantis. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#tips langgeng #bahasa cinta dalam hubungan #cinta remaja #love language #Gen Z