RadarBanyuwangi.id - Jumbo ialah film animasi yang mengguncang dunia perfilman animasi di Asia Tenggara. Penonton yang membeli tiket film ini tidak main-main, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Film yang di sutradarai Riyan Andriandhy, salah satu animator keren di Indonesia yang penuh imajinasi.
Jumbo merupakan hasil kerja keras hampir selama 5 tahun, melibatkan ratusan kreator hebat animasi Indonesia dari berbagai latar belakang.
Sebuah kolaborasi besar ini bukan hanya ambisius di bagian teknis, tetapi juga pada segi alur ceritanya.
Film ini berkisah tentang seorang anak laki-laki yang bernama Don, memiliki tubuh gempal, menggemaskan, dan mendapatkan julukan "Jumbo" oleh teman-temannya.
Don adalah anak kecil yang penuh imajinasi dan suka mendengarkan cerita sebelum tidur yang dibacakan orang tuanya. Don punya dunia fantasi sendiri dan penuh dengan warna.
Diceritakan pada film, suatu hari Don bertemu dengan Meri, sosok gadis kecil misterius dari dunia lain yang sedang mencari orangtuanya yang hilang, mereka memulai petualangan besar, ditemani oleh sahabat-sahabat Don yaitu Nurman dan Mae.
Dari sinilah petualangan penuh keajaiban tantangan dan pesan-pesan emosional yang ada di film ini mulai bergulir.
Film Jumbo hingga Kamis (24/4) sudah ditonton lebih dari 6 juta orang, dan menjadi film terlaris kelima, setelah KKN di Desa Penari, Agak Laen, Warkop DKI Reborn, dan Pengabdi Setan 2. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi