Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Selalu Pakai Baju Barong, Ternyata Begini Asal Muasal Pakaian Denis si Tokoh Animasi Adit Sopo Jarwo

Aulia Sulhia • Sabtu, 26 April 2025 | 07:35 WIB
Adit, tokoh animasi dalam serial Adit dan Sopo Jarwo yang selalu mengenakan baju barong.
Adit, tokoh animasi dalam serial Adit dan Sopo Jarwo yang selalu mengenakan baju barong.

RadarBanyuwangi.id - Siapa yang tidak mengetahui karakter Denis di animasi Adit dan Sopo Jarwo, karakter yang akhir-akhir ini sedang menjadi perbincangan ramai di kalangan masyarakat.

Tokoh yang digambarkan dengan postur gempal yang memakai baju barong berwarna kuning ini tampil sangat mencolok. Namun apakah kamu sudah mengetahui sejarah dari baju yang sering digunakan karakter Denis ini?

Tak banyak yang tahu bahwa pencipta baju barong asli Bali adalah almarhum Pande Ketut Krisna, yang wafat pada 29 Februari 2024 di usia 77 tahun.

Mengutip situs resmi Kemenparekraf, desain baju barong yang kini terkenal ternyata ditemukan secara tidak sengaja saat Pande Ketut Krisna bereksperimen dengan pewarnaan kain endek (kain tenun khas Bali).

Pada waktu itu, Pande Ketut Krisna bersama keluarganya di Gianyar tengah mencoba mengembangkan variasi warna pada kain endek yang kala itu hanya memiliki kombinasi warna terbatas, seperti hitam-biru, hitam-hijau, dan cokelat.

Dalam proses pencelupan benang untuk mendapatkan warna baru, secara tak disengaja muncul pola-pola unik yang menyerupai wajah barong.

Dari sinilah, sekitar tahun 1969, tercipta desain baju barong yang kemudian terus berkembang hingga dikenal luas.

Meskipun lahir dari ketidaksengajaan, baju barong asli Bali kini menjadi salah satu suvenir paling dicari wisatawan.

Pande Ketut Krisna sengaja merancang gambar barong yang sederhana agar mudah ditiru dan dibuat, meskipun ada pengecualian untuk motif barong ketet (ket) yang rumit.

Pembuatan baju barong Bali sebagian besar masih dilakukan secara tradisional dengan tangan. Prosesnya dimulai dari melukis kepala barong di bagian tengah kain polos berwarna cerah.

Setelah itu, ditambahkan berbagai detail seperti gigi, mulut, hidung, dan mata agar tampilannya semakin hidup.

Ciri khas baju ini adalah kepala barong yang menonjol pada kain berwarna terang. Tak lengkap membahas baju barong tanpa mengenal sosok barong itu sendiri dalam budaya Bali.

Dalam pertunjukan Tari Barong, barong digambarkan seperti singa dengan bulu putih tebal mengelilingi wajahnya dan dihias dengan ornamen emas serta pecahan kaca.

Dalam kepercayaan Hindu Bali, barong adalah makhluk mitologi yang menjadi simbol kebaikan dan pelindung.

Masyarakat Bali percaya bahwa setiap wilayah memiliki roh penjaga sendiri yang digambarkan dalam wujud barong yang berbeda. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Adit Sopo Jarwo #baju barong #bali #Denis