Sampai ada yang mengatakan bila cinta penderitaannya tiada akhir. Namun kadang kala cinta menjanjikan kebahagiaan.
Nyatanya tidak sedikit mereka yang terperdaya atas nama cinta. Salah satunya masuk dalam jeratan cinta segitiga.
Ada banyak anggapan soal cinta segitiga Cinta segitiga ada yang menggambarkan dengan keadaan ketika seseorang mencintai dua orang sekaligus tanpa ada komitmen dengan keduanya.
Beberapa orang juga menganggap kalau cinta segitiga adalah salah. Dimana saat satu dari pihak di hubungan romantis memiliki perasaan cinta kepada orang lain.
Ada beberapa hal yang membuat seseorang terjebak dalam cinta segita.
Diantaranya tidak terpenuhinya kebutuhan emosional, trauma karena pernah mengalami rasa sakit hati yang berulang kali.
Bahkan cinta segitiga bisa hadir karena fantasi memiliki pasangan lebih dari satu. Ada juga jebakan cinta segitiga hadir dalam satu kesempatan yang sama dengan orang ketiga
Dimana orang ketiga sering dijadikan sebagai “cadangan” agar punya pengganti saat putus hubungan dengan pasangan
Namun alasan apapun cinta segitiga ada baiknya mengindari kondisi percintaan seperti ini. Hubungan sepert ini bisa merugikan pelaku maupun orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Cinta segitiga bisa membuat seseorang menjadi sedih, rendah diri, kesepian, terisolasi, dan stres. Bahkan lebih parah bisa mengarah kepada depresi hingga kecemasan. (*)
Editor : Niklaas Andries