RadarBanyuwangi.id - Bentuk buah matoa itu lonjong. Ukurannya hanya sebesar buah pinang. Warnanya merah kecoklatan. Isi daging buah tropis ini kenyal dan bening seperti klengkeng.
Soal rasa, matoa ini seakan memakan dua buah sekaligus yakni rambutan, lengkeng, dan durian. Ini namanya buah matoa. Pohin matoa memiliki ketinggian lebih kurang 18 meter. Tanaman ini bisa tumbuh subur di hutan tropis.
Buah ini juga familiar dengan sebutan Leci Pasifik. Nama ini sesuai dengan rasa manis dan lengket yang begitu istimewa. Buah matoa bisa sebagai sumber antioksidan yang sangat baik.
Konsumsi buah ini bisa meningkatkan sistem imun tubuh, serta melawan virus dan bakteri . Beberapa kandungan nutrisi dalam buah matoa adalah vitamin C dan E, mineral, dan tanin sangat baik untuk kesehatan tubuh.
Selain itu, kandungan vitamin E dan C dalam buah matoa juga mampu mencegah penyakit jantung koroner. Selain itu buah matoa juga bisa sebagai penangkal radikal bebas penyebab kanker.
Kandungan vitamin E dan C juga sangat bagus untuk kulit. Ketika vitamin C berperan dalam produksi kolagen untuk menjaga elastisitas kulit, antioksidan pada vitamin E mendorong regenerasi sel kulit optimal dan membuat kulit bercahaya.
Selain itu, dengan berlimpahnya kandungan vitamin C, buah matoa mampu merangsang produksi sel darah putih. Sel darah putih ini merupakan garda terdepan melawan serangan penyakit dan infeksi. Dengan memasukkan matoa ke dalam pola makan, memberikan kekuatan tambahan bagi tubuh. (nic/bay)
Editor : Lugas Rumpakaadi