RadarBanyuwangi.id - Dalam beberapa tahun terakhir, tanaman kratom telah menarik perhatian banyak orang di seluruh dunia.
Tanaman tropis yang banyak tumbuh di kawasan Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Papua Nugini ini rupanya juga punya banyak manfaat.
Baik sebagai subjek penelitian ilmiah maupun sebagai topik diskusi kratom dikenal sebagai tumbuhan herbal dan obat tradisional.
Baca Juga: Kratom? Berikut Penjelasan Mengenai Tanaman Unik yang Diminta Presiden Jokowi untuk Dibahas Khusus
Dirangkum dari channel YouTube Tanam Aja, penduduk asli di kawasan Asia Tenggara telah menggunakan daun kratom untuk berbagai keperluan.
Daun kratom mengandung lebih dari 40 senyawa aktif, yang paling menonjol adalah alkaloid mitragynine dan 7-hydroxymitragynine.
Selain itu, Kratom juga punya kandungan antioksidan antara lain, flavonoid, terpenoid, saponins, polifenol, dan glikosida.
Baca Juga: Hama Ulat Serang Tanaman Kacang Panjang: Pusingkan Petani di Tegalsari, Banyuwangi
Ragam senyawa ini diketahui sebagai kandungan yang memberik efek utama yang dihasilkan oleh daun kratom.
Kratom dikenal memiliki banyak manfaat seperti meningkatkan stamina dan menjaga tubuh seseorang yang mengonsumsinya menjadi tidak mudah lelah.
Selanjutnya, daun kratom juga dikenal mampu ampuh untuk mengatasi gangguan tidur seseorang.
Ini didapat dari efek kantuk dan menenangkan setelah mengonsumsi tanaman ini dengan dosis yang pas.
Baca Juga: Disebut Tanaman Obat Tradisional, Ini Beberapa Fakta Unik Pohon Pule yang Kaya Manfaat
Ridak hanya itu, daun kratom juga lumrah digunakan untuk meredakan nyeri pada tubuh seseorang.
Ini karena kandungan alkaloid dari daun kratom yang ternyata punya efek anti nyeri jika dikonsumsi sesuai takaran yang pas.
Ini berarti bahwa pada dosis rendah, kratom dapat memberikan efek peningkatan energi, fokus, dan semangat, sementara pada dosis yang lebih tinggi, dapat menghasilkan efek menenangkan dan bahkan menginduksi tidur.
Sifat kratom yang multifungsi ini membuatnya menjadi pilihan bagi banyak orang yang mencari alternatif alami untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin