Event tersebut digelar selama dua hari sejak Sabtu (4/5) Minggu (5/5) di Gedung Olah Raga (GOR) Tawang Alun. Ada 19 tim yang turun di event tersebut.
Ketua Panitia Dispora Fest Damper Style Hayyu Areza mengatakan, saat ini lomba mini 4WD untuk kelas side damper cukup digemari. Di kota-kota besar di tanah air seperti Jakarta, Surabaya, dan Jogjakarta event ini selalu menyedot banyak animo pemain Tamiya. Di Banyuwangi sendiri, penghobi Tamiya baru kembali menggeliat sejak sekitar tahun 2022 dan kemudian terus berkembang hingga saat ini.
“Kalau anggota komunitas saat ini ada 90an orang. Untuk sirkuit juga sudah ada dua titik, pertama di Ramayana yang kedua di Republik Osing,” ujarnya.
Melihat animo penghobi Tamiya yang mulai tinggi, Hayyu kemudian mencoba meminta dukungan ke Dispora untuk bisa menggelar event Tamiya.
Dispora pun memberikan support sehingga event Tamiya kembali digelar di Banyuwangi untuk kali pertama sejak beberapa tahun terakhir.
“Event ini masih akan terus menarik minat penggemar mini 4WD. Minimal sampai satu dua tahun ke depan," imbuhnya.
Dalam Dispora Fest Damper Style kali ini banyak tim dari luar kota yang ikut turun gelanggang. Di antaranya dari Jamber, Bondowoso, Bali, Surabaya, hingga Wonogiri.
Tim-tim asal Banyuwangi juga tak kalah banyak, mereka ikut unjuk kebolehan merakit mini 4WD yang stabil dan tangkas di sirkuit pertandingan.
“Kelas Damper ini ciri khasnya ada pada kemampuan mekanik atau racer untuk merancang mini 4WD yang tidak hanya cepat tapi juga stabil. Semua komponen yang digunakan juga harus original. Kalau tidak original tidak bisa digunakan," jelasnya.
Dia pun berharap, event ini bisa kembali digelar. Rencananya, akan ada event serupa yang digelar pada Agustus mendatang di Taman Blambangan. Harapannya masyarakat bisa mengetahui bahwa komunitas mini 4WD kembali eksis di Banyuwangi.
“Hobi ini sudah lama ada, tapi kemudian tidak terdengar. Padahal mungkin orang yang suka masih banyak. Makanya banyak anggotanya bapak-bapak, karena mungkin era-nya dulu waktu mereka masih anak-anak. Kita juga berharap ini bisa menyedot banyak pengunjung dari luar kota sehingga berdampak ekonomi bagi Banyuwangi,” ujarnya.
Sehingga event ini tak hanya menjadi ajang unjuk mencari juara, tapi juga untuk melihat bagaimana perkembangan mekanik di luar kota. “Ada lima juara dengan total hadiah Rp 15 juta. Termasuk dua best time overall untuk racer yang bertanding di dua track," imbuhnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Banyuwangi Alfin Kurniawan mengatakan, pihaknya memberikan support berupa tempat dan sebagian hadiah untuk pelaksanaan event. Dia berharap, dengan adanya event tersebut anggota komunitas mini 4WD bisa terwadahi.
Meski untuk kelas side damper belum terlalu banyak, tapi dengan adanya even dia optimistis komunitas bisa terus berkembang. “Ini yang pertama kali, banyak peserta dari luar kota yang turun. Pada event selanjutnya kita berharap banyak tim-tim lokal juga," jelasnya.
Selain menggelar event untuk Tamiya, kemarin Dispora juga memfasilitasi para cosplayer untuk menggelar event bersamaan dengan Dispora Fest Damper Style.
Keberadaan para cosplayer itu ikut meramaikan Dispora Fest yang digelar selama dua hari tersebut. “Kedua komunitas yang ada di Banyuwangi kita wadahi agar mereka bisa terus berkembang,” pungkas Alfin. (fre/sgt)
Editor : Niklaas Andries