Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Centhing: Penyimpan Nasi agar Lebih Sehat dan Alami  

Niklaas Andries • Minggu, 5 Mei 2024 | 19:05 WIB

CENTHING: Wadah nasi atau bakul dari bahan anyaman bambu.
CENTHING: Wadah nasi atau bakul dari bahan anyaman bambu.
Radarbanyuwangi.id - Centhing memiliki nama padanan seperti bakul atau wakul wadah nasi. Bakul centhing sendiri merupakan tempat untuk menyajikan nasi tradisional yang terbuat dari anyaman bambu.

Wadah nasi atau bakul modern sudah menggunakan bahan aluminium atau stainless. Bahkan juga ada bakul dari plastik. Alat ini bentuknya mirip dengan bokor atau mangkuk dengan memiliki kaki sebagai alas.

Boleh jadi meski masih eksis, centhing kini mulai kalah saing dengan magic com. Sama-sama sebagai tempat nasi, namun magic com cenderung disukai masyarakat modern karena mampu menyimpan nasi dalam kondisi panas.

Namun ada juga masyarakat yang masih fanatik dengan centhing. Sebagai tempat nasi, alat ini dipandang memiliki kelebihan yang tidak dimiliki alat modern. Salah satunya nasi lebih awet dan tahan lama.

Meski tidak lagi bisa hangat atau panas saat disuguhkan. Ada keyakinan nasi yang ditaruh di dalam centhing lebih sehat dan beras jadi lebih pulen. Di samping itu, harganya juga lebih murah dan tidak membutuhkan biaya untuk mengoperasikannya.

Cukup taruh nasi dalam centhing dan tutup dengan tudung saji. Maka nasi bisa aman dari potensi gangguan lalat atau sejenisnya. Sebagai pelengkap, centhing biasanya juga disangdingkan dengan sendok besar dari kayu.

Fungsinya untuk memudahkan mengambil nasi yang disimpan di centhing. Terbuat dari bahan alami, centhing dan sendok kayu lebih diyakini aman dan sehat dibandingkan bahan dari buatan pabrikan. (nic/bay)

Editor : Niklaas Andries
#mangkuk #nasi #Bakul #anyaman bambu #plastik #wadah #Bokor #modern #aluminium