Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tempayan, Wadah Serbaguna Penyimpan Air hingga Beras

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 5 Mei 2024 | 16:05 WIB

GENTONG: Beberapa jenis tempayan yang sering digunakan masyarakat benua Asia.
GENTONG: Beberapa jenis tempayan yang sering digunakan masyarakat benua Asia.
Radarbanyuwangi.id - Peralatan dapur tradisional yang masih kerap digunakan adalah tempayan.

Dari masa lampau hingga kini, tempayan telah menjadi simbol keberlanjutan, keindahan, dan kearifan lokal yang melekat pada kehidupan sehari-hari.

Tempayan umumnya terbuat dari tanah liat atau keramik karena daya tahan yang baik dan kemampuannya untuk menahan air atau bahan makanan lainnya.

Proses pembuatan tempayan dilakukan dengan membentuk lumpur atau tanah liat yang kemudian dibakar dalam suhu tinggi untuk menghasilkan wadah kokoh dan tahan lama.

Desain tempayan bervariasi sesuai dengan kegunaannya dan kebudayaan tempat pembuatannya. Beberapa tempayan memiliki bentuk bulat dengan leher yang sempit, cocok untuk menyimpan air atau bahan makanan berwujud cair.

Sedangkan yang lain memiliki bentuk yang lebih datar dan lebar, ideal untuk menyimpan bahan makanan padat seperti beras atau gula. Pada beberapa kebudayaan, tempayan juga dilengkapi seperti motif atau ukiran yang menghiasi permukaannya.

Tempayan memiliki berbagai kegunaan dalam kehidupan sehari-hari seperti menyimpan air minum karena kemampuannya dalam menjaga kebutuhan air segar. Di tempat lain, tempayan digunakan untuk menyimpan hasil pertanian atau bahan makanan lainnya. (gas/bay)

Editor : Niklaas Andries
#dapur #tradisional #kearifan lokal #tempayan #tahan lama