Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ada Simbol Gelang Borgol, Lapas Kelas IIA Banyuwangi Perkenalkan 6 Motif Baru Batik Gajah Oling Jeruji, Seperti Ini Penampakan Model Batikannya

Bagus Rio Rohman • Jumat, 26 April 2024 | 17:01 WIB

BERPOSE: Petugas lapas dan warga binaan secara anggun dan elegan memeragakan busana batik motif baru di Aula Sahardjo Kamis(25/4).
BERPOSE: Petugas lapas dan warga binaan secara anggun dan elegan memeragakan busana batik motif baru di Aula Sahardjo Kamis(25/4).
Radarbanyuwangi.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus mengembangkan kerajinan batik bagi warga binaan. Di penjara yang beralamat di Jalan Letkol Istiqlah Banyuwangi itu, batik menjadi salah satu produk unggulan warga binaan.

Batik dengan motif khas gajah oling jeruji terus dikembangkan dan menghasilkan beberapa kombinasi motif baru. Untuk memopulerkan karya baru tersebut, Lapas Banyuwangi meluncurkan enam motif baru Kamis (25/4).

Launching batik dilakukan melalui peragaan busana yang diperagakan oleh petugas maupun warga binaan Lapas Banyuwangi di Aula Sahardjo. Para ”model” dadakan tersebut terlihat anggun mengenakan produk batik karya para tahanan dan narapidana.

Kepala Lapas Banyuwangi Agus Wahono mengatakan, motif batik disesuaikan dengan perkembangan zaman dengan tidak menghilangkan ciri khas Banyuwangi.

”Motif batik gajah oling jeruji merupakan modifikasi motif batik khas Banyuwangi dengan tambahan simbol gelang atau borgol yang identik dengan lapas,” katanya.

Agus menambahkan, enam motif batik yang diluncurkan terdiri dari batik gajah oling (merah hitam), batik pipas jatim, batik series blue fire, batik series bunga kopi, batik series sekar jagad, dan batik series gajah oling jeruji.

”Masing-masing motif miliki filosofi tersendiri, seperti batik series blue fire yang terinspirasi dari fenomena blue fire di Kawah Ijen,” paparnya.

Peluncuran motif batik baru tersebut diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai batik hasil karya warga binaan Lapas Banyuwangi.

Sekaligus menjadi penyemangat bagi warga binaan untuk terus berkarya dan mengikuti pembinaan dengan baik.

”Hal ini bisa menjadi modal berharga bagi warga binaan sebagai bekal keterampilan ketika sudah bebas nanti,” harapnya.

Ketua Asosiasi Batik Banyuwangi Firman Sauqi menilai, batik hasil karya warga binaan memiliki perpaduan warna dan motif yang sangat bagus serta mempunyai ciri khas tersendiri.

”Karya ini sudah sepatutnya dipertahankan. Kami berharap Lapas Banyuwangi dapat berpartisipasi dalam berbagai event pameran batik yang digelar di Banyuwangi agar produk batik ini dapat dikenal luas oleh masyarakat,” harapnya. (aif/c1)

Editor : Niklaas Andries
#bunga #blue fire #sekar jagad #model #borgol #tahanan #launching #warga binaan #Lapas Kelas IIA Banyuwangi #lembaga pemasyarakatan #jeruji besi #kawah ijen #motif batik #gelang #lapas banyuwangi #kopi #lapas #gajah oling