RadarBanyuwangi.id – Mantan Pemain Barcelona Pierre-Emerick Aubameyang saat ini tengah onfire.
Pemain asal Gabon yang saat ini membela Olympique Marseille itu mencetak 23 gol di seluruh laga bersama timnya.
Aubameyang sendiri dikenal sebagai seorang pemain yang mencintai anime, utamanya Dragon Ball.
Ia kerap memperlihatkan gesture teknik “Instant Transmission” ala Son Goku karakter utama di serial Dragon Ball.
Salah satu aksinya dengan selebrasi itu, kala Barcelona mengalahkan Real Madrid 0-4 di Santiago Bernabeu pada Laliga musim 2021/2022.
Aubameyang melakukan selebrasi Instant Transmission usai gol keduanya sekaligus keempat dalam pertandingan bertajuk El Clasico itu.
Aubameyang selebrasi menirukan salah teknik Son Goku setelah mendapat bola kecil berwarna merah oleh salah satu penonton.
Selebrasi tersebut dilakukan pemain yang kini berusia 34 tahun itu setelah mencetak gol keduanya pada menit ke-51.
Aubameyang berlari ke sudut untuk merayakan golnya sambil menirukan gaya Goku melakukan “Instant Transmission” di manga Dragon Ball Z dan menggenggam sebuah bola naga.
Bahkan saat itu, Aubameyang langsung mengunggah selebrasi di akun Twitter miliknya.
Dalam unggahannya ia menuliskan sebuah sindiran kepada yang menyebut dirinya sebagai pemain yang sudah tamat.
“Hello from the finished player (Hello dari pemain yang sudah tamat),” tulis Aubameyang dalam unggahnya.
Dalam pertandingan itu, Barca mendominasi permainan sejak awal.
Ousmane Dembele kerap kali membongkar kelemahan pertahanan Real dari kedua sayap.
Barca kemudian membuka keunggulan pada menit ke-29 lewat Pierre-Emerick Aubameyang yang menanduk umpan silang Dembele.
Setelah itu, Barcelona membuat kedudukan 2-0 bertahan hingga turun minum lewat Ronald Araujo menyundul bola tendangan sudut Dembele pada menit ke-38.
Barca kemudian masih dibiarkan mencetak gol tambahan lewat Ferran Torres yang mendapat umpan Aubameyang pada menit ke-47.
Berselang empat menit kemudian, giliran Aubameyang yang mencetak gol terakhir Barcelona sambil memanfaatkan umpan Torres.
Skor 4-0 tim tamu pun tidak berubah hingga laga berakhir karena Madrid kerap kesulitan mengembangkan permainan. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin