Dalam pementasan dan aktualisasinya, pertunjukan ini memiliki kemiripan sebagai media untuk membentengi diri dari kesialan dan memberi keberuntungan.
Meski terkesan serupa, barongsai dan Liang Liong ternyata merupakan perwujudan makhluk mitologi berbeda. Barongsai digambarkan sebagai singa. Sedangkan Liang Liong merupakan perwujudan dari naga yang bijak.
Keduanya dipercaya menjadi penjaga gerbang rumah sekaligus memberikan keberuntungan. Mirip dengan barongsai, pertunjukan Liang Liong juga memiliki sejumlah fungsi seperti dalam aspek ritual, aspek pertunjukan, aspek ekonomi, aspek edukasi, maupun aspek komunikasi.
Liang Liong ditampilkan dengan belasan hingga puluhan orang sebagai pemainnya. Ini tergantung dengan ukuran dan panjang Liang Liong yang ditampilkan. Ciri khas permainannya adalah dengan melakukan gerakan meliuk-liuk dari kepala hingga ujung ekornya.
Diiringi dengan ornamen musik yang mirip seperti barongsai. Menjadikan penampilan Liong Liong bisa atraktif dan dinamis. Untuk memainkannya juga dibutuhkan ketahanan dan stamina fisik yang luar biasa. Di sisi lain, pemain juga harus konsentrasi agar pertunjukan bisa berjalan lancar. (nic/bay)
Editor : Niklaas Andries