RadarBanyuwangi.id - Musim libur sekolah periode Natal dan Tahun Baru 2024 sudah tiba. Destinasi wisata tujuan untuk berlibur termasuk moda transportasinya pun harus segera dipersiapkan.
Dari beberapa pilihan moda transportasi seperti pesawat, kereta api, kapal laut, bus hingga kendaraan pribadi rata-rata hanya kendaraan pribadi dan bus saja yang ready untuk digunakan dengan persiapan yang singkat.
Agar tetap nyaman berada di atas bus, berikut tips yang harus disiapkan sebelum dan selama bepergian:
Kondisi Tubuh Prima
Sebelum melakukan perjalanan jauh, anda harus memastikan fisik dalam kondisi yang prima. Apalagi di dalam bus anda akan bertemu banyak orang. Jangan sampai penumpang lain merasa risih saat anda batuk, bersin atau bahkan muntah di tengah perjalanan.
Bawa Barang Seperlunya
Menggunakan bus, berbeda dengan bepergian menggunkan kendaraan. Anda harus membawa barang dengan ukuran secukupnya. Agar lebih nyaman, sebaiknya tidak membawa barang lebih dari tiga tas.
Pisahkan barang pribadi yang akan digunakan saat perjalanan di satu tas berukuran kecil yang bisa anda bawa. Baik itu berisi handphone, buku bacaan, obat-obatan ringan, dompet atau yang berisi makanan dan minuman. Sedangkan untuk pakaian dan barang berukuran besar lainya bisa dikemas di satu tas yang disimpan di bagasi bus.
Jangan Lupa Jaket
Jika anda melakukan perjalanan jauh, anda akan berjam-jam berada di ruangan ber-AC. Untuk mengantisipasi perubahan suhu, apalagi jika anda tidak terbiasa dengan udara dingin lebih baik sediakan jaket dalam jangkauan anda.
Gunakan Masker
Masker tidak hanya berfungsi untuk menghindari penyebarn virus saat pandemi. Di dalam bus, ada kemungkinan juga terjadi penyebaran virus dari orang-orang yang akan bersama anda selama berjam-jam dalam perjalanan. Selain itu, masker juga efektif melindungi hidung dari dinginya AC. Termasuk menutupi mulut anda yang terbiasa tidur dalam posisi menganga.
Jangan Terlalu Banyak Membawa Camilan
Perbekalan saat perjalanan sebenarnya cukup sederhana. Jangan sampai kita membawa camilan atau makanan yang terlalu banyak. Cukup dengan minuman yang membuat kita aman dari dehidrasi dan makanan yang bisa menunda lapar. Bukanya membuat perjalanan nyaman, terlalu banyak makan justru berpotensi membuat kita banyak buang air kecil hingga BAB. Kecuali bus kita menyediakan toilet. Namun, memang lebih baik membawa makanan secukupnya. Selain itu menghindari makanan pedas juga perlu dilakukan, agar tidak mudah sakit perut hingga diare selama perjalanan
Bawa Bantal Leher
Beberapa bus pariwisata dan bus umum sudah menyediakan bantal untuk penumpang. Tapi banyak juga yang tidak menyediakan fasilitas ini. Dengan membawa bantal leher pribadi, anda akan lebih nyaman diperjalanan. Terutama yang gemar tidur di tengah perjalanan jauh.
Charge HP Dengan Daya Penuh
Sebelum memulai perjalanan, anda harus memastikan semua daya gadget terisi penuh. Sehingga bisa leluasa menikmati perjalanan dengan iringan musik kesukaan atau membuka sosial media. Bila bus yang anda tumpangi tidak menyediakan port charger,tidak ada salahnya juga untuk membawa baterai cadangan maupun powerbank.
Siapkan Headset
Dalam perjalanan menggunakan bus, kita kerap menemukan bermacam orang. Ada yang tenang dan ada yang ramai. Membawa headset akan membuat kita lebih nyaman untuk mengantisipasi suara berisik di dalam bus.
Lakukan Olahraga Ringan Sebelum dan Dalam Perjalanan
Perjalanan jauh menggunakan bus akan sangat melelahkan bagi tubuh. Alangkah baiknya sebelum berangkay, anda melakukan pemanasan ringan agar tubuh tidak kaku selama perjalanan. Selain itu, di sela waktu perjalanan anda juga bisa melakukan hal yang sama jika bus sedang berhenti sejenak saat mengisi bahan bakar atau berhenti di toilet umum. Turunlah untuk mengambil udara segar sekaligus melakukan peregangan.
Waspadai Barang Barang Berharga
Hal ini perlu dilakukan saat anda menggunakan bus umum. Banyaknya orang yang berlalu lalang berpotensi mengancam keamanan barang berharga. Dengan terus mengingat tempat dan mengawasi barang berharga, anda bisa meminimalisir risiko kehilangan barang berharga anda.
Editor : Fredy Rizki Manunggal