RadarBanyuwangi.id - Istilah Chindo mendadak ramai disebutkan belakangan setelah terpilihnya Belinda Christina sebagai juara dalam ajang MasterChef Indonesia season 11.
Lalu apa sebenarnya istilah Chindo dalam pergaulan saat ini?
Istilah Chindo sendiri adalah akronim atau singkatan dari China Indonesia. Sebuah sebutan yang merujuk kepada orang-orang Indonesia yang merupakan keturunan Cina atau Tiongkok. Sebutan ini sendiri berubah dari masa ke masa.
Di era Orde Baru, pada tahun 1967, Presiden Soeharto mengeluarkan Surat Edaran Presidium Ampera Kabinet Nomor SE-06/Pres.Kab/6/1967 yang membuat penyebutan bagi warga keturunan Tiongkok dengan sebutan Cina.
Penyebutan itu pun terus berlangsung, sehingga saat itu tak asing saat mendengar sebutan 'Orang Cina' pada keturunan Tiongkok.
Kemudian tahun 2002, penyebutan bagi warga keturunan Tiongkok kembali berubah. Banyak yang menggunakan istilah keturunan Tionghoa untuk mengganti penyebutan kata Cina.
Sampai akhirnya, pada tahun 2014 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluarkan keputusan mencabut Presidium Kabinet Ampera Nomor SE-06/Pres.Kab/6/1967.
Keputusan tersebut membuat penyebutan Tionghoa atau Tiongkok kembali digunakan. Tionghoa sendiri berasal dari bahasa Hokkien.
Jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah orang yang berasal dari Cina, atau keturunan dari Cina.
Belakangan, di media sosial Twitter (sekarang X) penyebutan keturunan Tionghoa kembali berubah.
Warganet lebih suka menyebut para keturunan Tionghoa ini dengan sebutan Chindo atau China Indonesia.
Penyebutan ini pun dirasa jauh lebih soft karena menyertakan kata Indonesia di dalam singkatannya. (*)
Editor : Fredy Rizki Manunggal