Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dominan Warna Hitam, Siswa Sekolah Kenakan Seragam Adat Banyuwangi Rutin Setiap Hari Kamis

Ayu Lestari • Kamis, 16 November 2023 | 15:00 WIB
RUTIN: Empat siswa sekolah dasar di Banbyuwangi mengenakan baju seragam adat pada hari Kamis.
RUTIN: Empat siswa sekolah dasar di Banbyuwangi mengenakan baju seragam adat pada hari Kamis.

RadarBanyuwangi.id – Baju seragam adat tidak dikenakan setiap hari. Di Banyuwangi, sebagian besar lembaga pendidikan menerapkan penggunaan seragam adat pada hari Kamis. 

Dasar hukum penggunaan baju adat sebagai seragam sekolah sudah sangat kuat.

Setelah tahun 2016 terbit peraturan bupati (perbup) tentang penggunaan baju adat, maka tahun lalu Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 50 tahun 2022 sudah mengatur pakaian adat daerah boleh menjadi seragam sekolah bagi peserta didik.

”Tertera di dalamnya jika model dan warna pakaian adat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4. Yang mana hal tersebut ditetapkan pemerintah daerah dengan memperhatikan hak setiap peserta didik untuk menjalankan agama dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai keyakinannya,” ujar Asisten Sekkab Banyuwangi Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dwi Yanto.

Dwi mengatakan, pakaian adat digunakan peserta didik pada hari atau acara adat tertentu.

Sedangkan pakaian seragam pramuka dan pakaian seragam khas sekolah digunakan peserta didik pada hari yang telah ditetapkan masing-masing sekolah.

Untuk seragam nasional digunakan peserta didik paling sedikit setiap hari Senin dan Kamis, serta pada hari pelaksanaan upacara bendera.

”Semua yang dicantumkan diharapkan bisa menjadi perhatian. Selain itu, tujuan adanya peraturan tersebut tentu untuk menanamkan jiwa nasionalisme dan kedisiplinan peserta didik serta meningkatkan citra satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah jalur pendidikan formal,” jelas Dwi.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno melalui Kasi SMP Didik Eko Wahyudi menambahkan, seragam sekolah khas Banyuwangi dikenakan secara serempak pada hari Kamis.

Tujuannya, tentu agar para pelajar dapat menanamkan jiwa nasionalisme dan kedisiplinan.

Selain itu, imbuh Suratno, demi meningkatkan citra satuan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah jalur pendidikan formal.

”Harapannya tentu semoga siswa lebih menjiwai makna pemakaian adat tersebut, terutama kita suku Oseng. Dan, harapannya agar tidak menghilangkan kebudayaan dan adat yang ada,” tandasnya. (tar/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#seragam #pendidikan #adat #siswa #Kamis #sekolah #banyuwangi