Radar Banyuwangi.id - Momen Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November, memiliki kesan tersendiri bagi Hj Desi Prakasiwi.
Calon anggota legislatif (caleg) DPRD Banyuwangi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 3 nomor urut 3 ini mengajak para pemuda untuk meningkatkan rasa nasionalisme.
Desi juga mengajak anak muda agar menguasai teknologi.
Menurutnya, memaknai perjuangan tidak selalu dikaitkan dengan bertempur mengangkat senjata.
Perjuangan di masa kini bisa dilakukan dengan berperan aktif mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan yang positif.
”Terlebih di era globalisasi seperti sekarang, kita harus mampu memanfaatkan dan menguasai teknologi dengan inovasi dan kreativitas serta semangat berkompetisi. Karakter ini diperlukan agar bisa mengelaborasi dan mengeksplorasi sumber daya,” papar Desi.
Desi mengajak setiap orang menjadi pejuang di era digital dengan menjadikan ruang digital tempat berbagi ide progresif.
”Semangat Bung Tomo dan pahlawan lainnya diperlukan dalam menjaga ruang digital Indonesia aman, inklusif, dan produktif. Mari kita bersama-sama menjadi pejuang-pejuang di era baru,” ajaknya.
Desi mengajak para pemuda-pemudi untuk memanfaatkan ruang digital sebagai wadah bagi ide-ide progresif untuk merawat kebinekaan serta memajukan bangsa dan daerah.
Alumnus Fakultas Farmasi ini menjelaskan, kini semua orang bisa menjadi pahlawan bangsa Indonesia dengan mengabdikan diri kepada negara di bidang masing-masing.
Mulai bidang olahraga, teknologi informatika, kesehatan, pendidikan, seni, politik, dan lainnya.
Meski memiliki ilmu setinggi langit dan punya kompetensi keahlian yang hebat, Desi mengingatkan anak-anak muda agar jangan sampai melupakan sejarah.
Semangat merah putih harus terus dijaga sampai kapan pun.
”Jangan lupakan akar sejarah. Kalau Bung Karno menyebutnya ’jas merah’. Kita ini satu NKRI, jangan mudah dipecah-belah. Jaga dan utamakan semangat toleransi. Semangat merah putih mesti kita jaga,” tegas pengusaha muda asal Muncar ini. (*/tar/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin