Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tanaman Sirih Gading Bisa Beradaptasi di Segala Cuaca, Cocok untuk Hiasan Dinding

Dedy Jumhardiyanto • Minggu, 16 Juli 2023 | 19:00 WIB
MERAMBAT: Tanaman sirih gading bisa ditempelkan pada tembok serta bisa ditanam di media pot.
MERAMBAT: Tanaman sirih gading bisa ditempelkan pada tembok serta bisa ditanam di media pot.

RadarBanyuwangi.id – Tanaman sirih gading merupakan tanaman merambat berwarna hijau bercorak putih kekuningan. Tanaman ini biasa dijadikan penghias ruangan maupun pekarangan.

Ciri khas tanaman sirih gading terdapat pada bentuk daun yang menyerupai hati, dengan motif seperti batu marmer dan gradasi warna daun kekuningan. Sirih gading memiliki nama lain devil’s ivy atau pothos. Tanaman ini tumbuh merambat meskipun ditanam di tanah atau pun di air.

Biasanya, tanaman sirih gading tumbuh di dalam ruangan. Dalam satu bulan, sirih gading tumbuh sepanjang 60 centimeter (cm) sampai 77 cm. Tanaman sirih gading berasal dari daerah tropis.

Di alam liar, sirih gading tumbuh merambat di batang pohon dengan ukuran daun yang besar. Namun, sirih gading mampu bertahan hidup di dalam ruangan walau hanya dengan media air.

Sirih gading memiliki kemampuan adaptasi yang baik. Tanaman ini dapat hidup di lingkungan sejuk, panas, hingga ruangan ber-AC. Selain itu, sirih gading juga dapat hidup di ruangan yang sangat gelap maupun terang, tidak terlalu bergantung pada sinar matahari.

Namun demikian, sirih gading akan tumbuh optimal di luar ruangan dengan sinar matahari. ”Semakin banyak sinar matahari yang diterima sirih gading, ukuran helai daun akan semakin besar. Gradasi warna daun juga dapat berubah sesuai banyaknya sinar matahari yang diterima,” ujar Warsito, tukang taman yang tinggal di Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

Selain sebagai tanaman merambat, sirih gading juga dapat digunakan sebagai tanaman pot gantung karena batangnya yang langsing penuh daun. Bila ditanam di tanah yang rata, batangnya cenderung tumbuh membesar ke atas, demikian pula daunnya.

Sirih gading merupakan tanaman hias yang tidak memerlukan perawatan khusus sehingga digemari banyak orang. Bahkan, tanpa disiram atau tidak mendapat sinar matahari dalam waktu yang cukup lama, tanaman ini masih bisa tumbuh subur.

Selain itu, sirih gading juga memiliki berbagai manfaat. Sirih gading dikenal dengan manfaatnya sebagai tanaman hias yang mampu membersihkan udara dari polutan. Sirih gading berkontribusi dalam mengurangi polusi dan meningkatkan kualitas udara di sekitar lingkungan tempat tanaman ini tumbuh.

Sirih gading juga mampu menyerap berbagai racun berbahaya yang dihasilkan oleh polusi udara. Daun-daun sirih gading memiliki daya serap tinggi terhadap racun di udara. Bukan hanya racun akibat polusi, tanaman ini juga mampu menyerap racun yang dihasilkan cat dinding, cat kayu, dan lainnya. Sisa semprotan pembasmi nyamuk hingga pewangi ruangan juga bisa diserap oleh tanaman ini.

”Pada dasarnya, hampir semua tumbuhan memiliki sifat mengubah karbondioksida menjadi oksigen, termasuk sirih gading. Karena itu, memelihara sirih gading juga akan menambah pasokan oksigen dan membuat udara menjadi lebih segar,” terang Warsito.

Sirih gading yang ditanam di dalam ruangan juga bermanfaat untuk kesehatan psikis pemilik rumah. Sejumlah studi menyebutkan, tanaman hias ini dapat menciptakan suasana sejuk dan segar sehingga pikiran akan menjadi lebih tenang dan mengurangi stres.

”Ketika tubuh dan pikiran rileks, suasana hati pun akan menjadi lebih bahagia. Efeknya, tubuh akan terasa bugar dan bisa lebih produktif saat melakukan berbagai aktivitas di dalam rumah,” tandas Warsito. (ddy/bay/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#polusi #sirih gading #matahari #pewangi #tanaman #nyamuk