Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Nonton Film Miracle in Cell No.7, Puluhan Napi Lapas Banyuwangi Ingin Segera Bebas dari Penjara

Syaifuddin Mahmud • Selasa, 13 Juni 2023 | 23:05 WIB
NOBAR: Puluhan napi menyaksikan film ”Miracle in Cell No. 7” yang diputar di Aula Sahardjo, Lapas Banyuwangi, Sabtu malam (10/6).
NOBAR: Puluhan napi menyaksikan film ”Miracle in Cell No. 7” yang diputar di Aula Sahardjo, Lapas Banyuwangi, Sabtu malam (10/6).

RADAR BANYUWANGI – Film berjudul Miracle in Cell No.7 diputar di Lapas Banyuwangi, Sabtu malam lalu (10/6). Film yang dibintangi Vino G. Bastian bersama Indro Warkop tersebut bikin trenyuh narapidana dan warga binaan Lapas. Film yang dirilis tahun 2022 itu menggambarkan  perjuangan seorang ayah yang ingin bebas dari penjara demi sang buah hati.

Tetes air mata membasahi pipi sejumlah narapidana (napi) yang tinggal di Lapas Kelas IIA Banyuwangi. Mereka trenyuh saat menyaksikan film drama keluarga yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo tersebut. Pemutaran film bertajuk ”Nobar Motivasi” ini dalam rangka memperingati Hari Ayah Sedunia.

Sejumlah napi yang didominasi kaum laki-laki cukup merindukan keluarganya. Mereka merindukan anak-anaknya yang berada di rumah. Lamanya perpisahan demi menjalani hukuman, membuat para napi tak kuasa menahan kesedihan.

Saat menonton Miracle in Cell No. 7 yang merupakan remake dari film Korea Selatan tersebut, kerinduan napi pada keluarganya di rumah semakin membuncah. Mereka ingin segera pulang untuk bertemu dengan orang-orang terkasih. Namun apa daya, mereka tersekat dengan tembok tinggi penjara.

Isak tangis semakin pecah mana kala tokoh utama Dodo Rozak—yang diperankan Vino G. Bastian, divonis mati karena dituduh telah membunuh dan memperkosa anak kecil. Dodo yang merupakan penyandang disabilitas intelektual terpaksa mengakui tuduhan yang disangkakan karena ingin melindungi anak semata wayangnya. ”Film ini memang sangat bagus ditonton karena menceritakan keadaan kami di dalam penjara,” ujar salah satu napi berinisial AH.

AH yang juga divonis mati, saat ini masih tetap berjuang demi keluarganya. Perubahan perilaku dan kehidupannya selama di balik jeruji besi membuatnya semakin dekat dengan Allah. ”Memang saya tidak punya anak, tapi keluarga yang sangat saya cintai masih ada,” katanya.

AH merupakan napi kasus pembunuhan tahun 2020. Dia divonis hukuman mati pada September 2020. Putusan tersebut dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) pada November 2020 dan Mahkamah Agung (MA) pada Maret 2021 setelah upaya kasasinya ditolak.

Kalapas Banyuwangi Wahyu Indarto mengatakan, nobar  film Miracle in Cell No.7 merupakan kegiatan rekreasional yang termasuk salah satu bentuk pemenuhan hak narapidana sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yaitu Pasal 9 poin C mengenai hak narapidana yang berbunyi, ”Narapidana berhak mendapatkan pendidikan, pengajaran, dan kegiatan rekreasional, serta kesempatan mengembangkan potensi”.

Wahyu menyebut, gagasan ini muncul setelah melihat film yang cukup populer tersebut. Kegiatan seperti ini seharusnya rutin dilakukan di dalam lapas, bukan hanya untuk hiburan dan rekreasi semata, namun juga sebagai hadiah (reward) bagi warga binaan yang taat peraturan dan tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin. ”Dengan nonton film ini, warga binaan lain bisa meresapi program pembinaan dan mengubah perilaku menjadi lebih baik serta taat akan peraturan yang ada,” terangnya.

Wahyu mengatakan, film yang diputar bukan hanya sekadar hiburan, melainkan mengandung nilai-inilai kehidupan serta pelajaran hidup yang notabene berhubungan dengan kondisi yang dialami warga binaan. ”Film ini menceritakan perjuangan seorang ayah yang dipenjara dan ingin bebas demi anaknya. Banyak sekali hikmah serta nilai yang dapat dipetik dan direnungkan bagi warga binaan semua,” ungkapnya.

Wahyu berharap, kegiatan seperti ini memiliki dampak yang besar bagi warga binaan dan Lapas Banyuwangi. Sehingga, kondisi lapas tetap aman dan kondusif. ”Kami berharap warga binaan selalu ikut pembinaan maupun program-program di Lapas Banyuwangi agar bisa mengubah perilaku agar lebih baik,” harapnya. (rio/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Miracle In Cell No 7 #nobar #Vino G. Bastian #indro warkop #lapas banyuwangi