Ada beberapa manfaat RTH bagi masyarakat. Salah satunya adalah untuk menguatkan fungsi ekologis, ekonomi, budaya, dan sosial di kawasan perkotaan. Seperti di Kecamatan Genteng, sebagian masyarakat sudah tidak asing dengan nama RTH Maron.
Ya, RTH Maron menjadi salah satu spot favorit bagi para warga Kecamatan Genteng dan sekitarnya. Terutama warga yang ingin berolahraga, rekreasi, berkumpul, menikmati kuliner, dan lainnya.
Setiap akhir pekan, terdapat kelompok ibu-ibu yang melaksanakan senam bersama. Musik senam yang menyeruak menjadi ciri khas setiap akhir pekan di RTH Maron .
Fasilitas yang ada cukup lengkap. Antara lain musala, panggung, spot kuliner, lapangan, dan lainnya. Lokasi yang berdekatan dengan instansi pendidikan, membuat RTH Maron menjadi salah satu lokasi belajar khususnya untuk mata pelajaran olahraga.
Seperti yang disampaikan Silvi Ratna Fiani, 22, warga Kecamatan Genteng. Dia mengaku seminggu sekali mengunjungi RTH Maron. Bukan untuk berekreasi, melainkan mengikuti pelajaran olahraga. ”Dulu waktu masih sekolah sering olahraga lari, lompat jauh, tolak peluru, pull up, dan lainnya di Lapangan Maron,” kenangnya.
Selain sebagai spot olahraga, Silvi mengakui RTH Maron merupakan salah satu lokasi tujuan untuk kuliner. ”Banyak sekali makanan di RTH Maron. Baik yang di dalam area maupun di pinggir jalan,” tambah alumnus SMAN 1 Genteng itu.
Sementara itu, Hadi Efendi, 66, warga Kecamatan Genteng, juga mengaku selalu mengunjungi RTH Maron untuk berolahraga. ”Karena lokasi di tengah kota yang padat, ini tempat yang cocok untuk refreshing diri. Baik olahraga, kumpul rekreasi, atau lainnya,” ujar Hadi.
Setiap pekan atau pagi hari, RTH Maron digunakan sebagai tempat untuk senam, kegiatan pasar malam, liga sepak bola, dan lainnya. Bisa dikatakan, tempat tersebut menjadi primadona bagi warga sekitar. (cw4/bay/c1) Editor : Rahman Bayu Saksono