Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Penjor Pakai Janur Lebih Segar, Lontar Tahan Lama

Rahman Bayu Saksono • Selasa, 15 November 2022 | 14:35 WIB
Ilustrasi pedagang janur. (Dok.Radar Banyuwangi)
Ilustrasi pedagang janur. (Dok.Radar Banyuwangi)
RADAR BANYUWANGI – Pedagang penjor musiman memilih menggunakan ental (lontar) dibandingkan menggunakan janur. Alasannya, lontar dinilai lebih tahan lama dan masih bisa digunakan lagi.

Seorang pedagang bambu dan penjor musiman, Eko Prasetyo mengaku, dirinya kerap menerima pesanan penjor untuk acara-acara besar agama Hindu maupun acara resepsi pernikahan atau hajatan lainnya. ”Kalau saya lebih suka menggunakan lontar,” katanya.

Namun demikian, kata Eko, penggunaan bahan tersebut biasanya menyesuaikan pesanan. Sebab, harga ental lebih mahal dibandingkan harga janur segar. ”Harga janur lebih murah ketimbang ental,” ujar lelaki asal Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi.

Harga janur segar hanya berkisar Rp 40 ribu per bentel (ikat) dan banyak ditemukan di Banyuwangi. Sementara untuk daun lontar, Eko harus memesan lebih dulu dari Bali. ”Jika penjor menggunakan janur segar buatnya H-1 sebelum pelaksanaan, jadi saat dipasang masih terlihat segar dan bagus,” ucapnya.

Sementara jika menggunakan bahan lontar, pengerjaannya lebih mudah. Dengan tekstur lontar yang agak kaku tapi lentur, bisa dibuat dengan berbagai macam variasi. Kelebihan lontar lainnya, bisa lebih tahan lama dalam cuaca panas atau hujan. Jika hanya dipasang beberapa hari, lontar masih awet dan bisa disimpan untuk digunakan lagi.

Menurut Eko, pembuatan penjor daun janur membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan penjor lontar. ”Kalau penjor janur sehari hanya bisa buat satu. Kalau penjor lontar sehari bisa sampai empat buah,” terangnya.

Eko menyebut, untuk penjor janur dibanderol Rp 400 ribu dan penjor lontar Rp 300 ribu sudah termasuk bambu. Harga tersebut masih belum termasuk ongkos kirim. ”Kalau ongkos kirim biasanya sekalian dengan ongkos pasang. Jadi terima beres dipasangkan di tempat,” tandasnya. (ddy/bay/c1) Editor : Rahman Bayu Saksono
#ental #Penjor #Lontar