Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kirab Jodang, Kendaraan Mengular

Gerda Sukarno Prayudha • Senin, 17 Oktober 2022 | 16:33 WIB
ANTRE: Kendaraan dari dua arah harus berjubel bersama dengan rombongn kirab pawai jodang di Jalan Raya depan Puskesmas Gitik, Kecamatan Rogojampi, kemarin (16/10) (Deddy Jumhardiyanto/RadarBanyuwangi.id)
ANTRE: Kendaraan dari dua arah harus berjubel bersama dengan rombongn kirab pawai jodang di Jalan Raya depan Puskesmas Gitik, Kecamatan Rogojampi, kemarin (16/10) (Deddy Jumhardiyanto/RadarBanyuwangi.id)
ROGOJAMPI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Kirab pawai jodang menyebabkan antrean kendaraan di jalan raya Nasional Rogojampi, kemarin (16/10). Saking panjangnya antrean, kendaraan mengular mulai dari depan Pos Polisi terminal Rogojampi hingga di depan Kantor Kecamatan Rogojampi.

Pawai kirab jodang yang diselenggarakan Pemerintah Desa Gitik itu praktis membuat macet jalan raya di depan pasar Rogojampi. Meski petugas kepolisian dari Polsek Rogojampi ikut terjun mengatur lalu lintas, kemacetan kendaraan dari dua arah tak bisa dihindarkan.

Kendaraan roda empat pribadi, bus dan truk terjebak dalam antrean kemacetan karena tak bisa melintas akibat terhalang oleh rombongan pawai kirab. “Daripada kaki keju injak gas dan kopling mending menepi berhenti sambil nonton pawai,” ujar Suyono salah seorang pengendara mobil pribadi asal Purwoharjo.

Menurutnya, rombongan pawai kirab jodang memperingati Maulid Nabi Muhammad cukup panjang. Tidak hanya jodang, ada juga patung ogoh-ogoh lengkap dengan baleganjur music khas Bali yang ikut memeriahkan arah-arakan pawai jodang tersebut. “Lumayan untuk hiburan setelah lama tidak ada pawai,” cetusnya.

Lain halnya dengan Retno, 39 warga Kecamatan Cluring yang mengemudi mobil Suzuki Panther ini cukup kesal karena terjebak dalam antrean kendaraan akibat ada arak-arakan pawai kirab jodang di jalan raya nasional. Dia harus sedikit besabar karena berhimpit-himpitan dengan rombongan pawai dan melajukan kendaran pelan-pelan. “Lumayan sudah lebih 20 menit, padahal kalau lancar tidak sampai tiga menit untuk melintasi jalan dari depan terminal sampai simpang tiag depan koramil Rogojampi,” katanya.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, kirab pawai jodang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW itu diikuti oleh masyarakat tiap dusun di Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi. Rute yang dilalaui juga lumayan jauh melintas memutar dari Desa Gitik melintasi Dusun Gurit, Desa Pengatigan, hingga sampai di jalan raya nasional depan terminal Rogojampi dan belok kiri dari simpang empat pemandian mobil utara Koramil Rogojampi.

Bahkan, dalam kegiatan tersebut juga tampak Camat Rogojampi, H.Hartono bersama dengan Danramil 0825/12 Rogojampi, Kapten Inf Misdari dan Kepala Desa Gitik, Hamzah yang ikut menyaksikan pawai kirab tersebut. (ddy) Editor : Gerda Sukarno Prayudha
#kirab #maulid #endog-endogan #Pawai