Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pelampung Bergoyang Jadi Penanda Umpan Disambar Ikan

Ali Sodiqin • Rabu, 23 Februari 2022 | 01:00 WIB
pelampung-bergoyang-jadi-penanda-umpan-disambar-ikan
pelampung-bergoyang-jadi-penanda-umpan-disambar-ikan

BANYUWANGI - Saat memancing ikan, pelampung pancingan memiliki beberapa fungsi. Yang utama yaitu sebagai alat bantu mengidentifikasi bahwa umpan disambar ikan.


Pelampung juga menjaga agar umpan tidak tenggelam ke dasar air. Pelampung juga berguna menjaga agar umpan berada pada kedalaman tertentu. Pelampung umumnya terbuat dari bahan gabus, kayu, bulu merak, dan fiber/plastik, dengan bentuk yang beraneka ragam.


Secara fisik jenis pelampung pancingan ada dua, yaitu pelampung yang gemuk di pangkal dan pelampung yang gemuk di bagian ujung. Sedangkan secara kegunaan, ada pelampung untuk permukaan air yang tenang dan pelampung untuk permukaan air yang berarus atau mengalir.


Pelampung pancing atau float adalah salah satu peralatan pancing yang memiliki fungsi untuk mendeteksi pergerakan ikan saat menyentuh kail atau memakan umpan. Pelampung jadi penanda kalau ikan telah terjerat kail. ”Pemancing harus tahu fungsi pelampung. Kalau pelampung hanya bergerak-gerak di atas permukaan air berarti umpan mulai dimakan ikan. Namun, bila pelampung masuk tenggelam ke dalam air berarti umpan sudah masuk ke mulut ikan. Ikan kemudian bergerak,” ujar Abdul Holik, salah seorang pemancing ikan air tawar.


Bahan baku pelampung pancing bermacam-macam. Ada yang terbuat dari kayu, styrofoam atau gabus ada juga yang dari bahan busa. Pelampung busa lebih ringan dibanding dari bahan kayu. Sementara pelampung dari styrofoam atau gabus relatif mudah pecah.


Penggunaan pelampung sebaiknya disesuaikan dengan kondisi medan pancing.  Bila memancing di air tenang, pelampung yang dibutuhkan adalah pelampung pancing silinder pendek dan silinder panjang. Untuk bentuk bagian tengah agak bulat gemuk. Untuk silinder pendek dan gemuk biasanya dipakai untuk kondisi air tenang. Sedangkan silinder panjang cocok untuk digunakan pada kondisi air beriak. ”Untuk pelampung biasanya memiliki bagian seperti jarum di bagian pangkal yang memiliki fungsi sebagai pendeteksi umpan,” jelas Holik.


Namun untuk medan memancing di air berarus, pelampung yang dipilih sebaiknya yang bagian ujungnya lebih gemuk dan melar dibandingkan pangkalnya. Namun, juga ada yang menyerupai jenis pelampung air tenang. Selain itu, bolongan untuk memasukkan senar biasanya terletak di tengah-tengah yang diselipkan sebuah pipa kecil untuk memudahkan masuknya senar.


”Sebetulnya penggunaan pelampung bisa digunakan di segala tempat, baik air tenang maupun air deras. Namun jangan sampai salah memilih, ketika memancing ikan di kolam dengan ikan tidak terlalu besar, pelampung yang digunakan ukurannya besar sehingga tidak maksimal. Kemudian logam pemberatnya juga tidak sesuai,” tandas Holik. 


Editor : Ali Sodiqin
#cari ikan