Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kesibukan Kasi Dokkes Iptu Sadimun Ikut Menanggulangi Covid-19

Bagus Rio Rohman • Selasa, 22 Februari 2022 | 15:30 WIB
kesibukan-kasi-dokkes-iptu-sadimun-ikut-menanggulangi-covid-19
kesibukan-kasi-dokkes-iptu-sadimun-ikut-menanggulangi-covid-19

BANYUWANGI – Kasi Dokkes Polresta Banyuwangi Iptu Sadimun menjadi ujung tombak selama pandemi Covid-19.  Seratus dosis per hari menjadi target utamanya dalam upaya percepatan vaksinasi di Bumi Blambangan.

Sadimun menghela napas panjang. Pandangannya jauh menerawang ketika mengingat masa-masa awal bertugas sebagai Kepala Seksi (Kasi) Dokter Kesehatan (Dokkes) Polresta Banyuwangi. Sejak awal pandemi Covid-19, pencegahan hingga percepatan penanganan terus dilakukan. Terutama suksesnya pemberian vaksinasi terhadap anggota Polri dan masyarakat.

Mantan Kanitreskrim Polsek Banyuwangi itu mengatakan, upaya tersebut dilakukan agar Banyuwangi bertahan di zona hijau. Tujuan lainnya, mencegah penyebaran Covid-19 di kalangan anggota Polri dan masyarakat. ”Sejak awal pandemi Covid-19, tugas dan peran Polri memang bertambah. Bukan hanya menjaga keamanan, melainkan juga menjaga masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes),” ujar Sadimun.

Berbagai upaya ditempuh demi mencegah Covid-19 semakin meluas. Termasuk dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama terkait vaksinasi. Mulai dari program jemput bola, blusukan, hingga Vaksinasi Merdeka terus dilakukan demi mendorong capaian vaksinasi di masyarakat. ”Indikator penyebaran Covid-19 ini, memang dilihat dalam pemberian vaksinasi. Makanya, upaya percepatan pemberian vaksinasi terus dilakukan,” katanya.

Sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Polri memiliki sejumlah tugas. Salah satunya, memetakan wilayah yang rawan penyebaran virus korona sebagai langkah preemtif. Polisi mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak dan menerapkan hidup bersih.

Sebagai langkah preventif, polisi melakukan patroli di wilayah yang rawan penyebaran virus korona, melakukan pengawasan seperti mengukur suhu tubuh, serta menyemprot tempat publik dengan cairan disinfektan. Polisi juga bertugas menindak pelaku tindak kejahatan yang marak selama pandemi, misalnya penimbun bahan pokok. ”Di penegakan hukum, polisi melakukan penindakan terkait hoaks dan penimbunan bahan pokok,” tuturnya.

Sadimun menyebut, jajaran kepolisian juga bertugas menyiapkan ruang isolasi untuk pasien yang terjangkit virus korona. Menyiapkan sarana dan petugas kesehatan, hingga memberi pendampingan terhadap keluarga pasien terduga (suspect) virus korona.

Bukan hanya itu, Polri juga membantu pelaksanaan pemakaman jenazah Covid-19. Meski sudah menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, anggota yang ikut bertugas dalam proses pemakaman tak jarang dibuat ketar-ketir. ”Kadang tim saja ada yang terpapar,” ungkapnya.

Dari kampung ke kampung, mobil tim Dokkes singgah. Setiap ada momen yang memicu keramaian, pihaknya selalu membuka gerai pemberian vaksinasi. ”Kita sejak pagi hingga pukul 16.00 selalu patroli keliling Banyuwangi dengan target 100 dosis vaksin. Terkadang juga melakukan swab kepada masyarakat yang ditemukan melanggar protokol kesehatan,” terangnya.

Upaya pemberian vaksinasi kepada masyarakat tak selalu berjalan mulus. Penolakan juga kerap diterimanya. ”Kadang ada yang menolak, makanya tim harus memberikan pemahaman juga terhadap masyarakat, jika vaksin aman,” ungkap Sadimun.

Suka duka tersebut membuat Sadimun semakin tertantang. Bahkan, tim Dokkes pernah menggelar vaksinasi di lokasi demonstrasi. ”Vaksin pendemo juga pernah dilakukan, demi menyisir seluruh masyarakat yang belum dilakukan vaksinasi,” tegasnya.

Target vaksinasi dosis 1 dan 2 sudah tercapai. Saat ini, pihaknya masih terus menggencarkan vaksinasi booster atau dosis ketiga. ”Semoga dengan melakukan program jemput bola dan membuka gerai di sejumlah lokasi, nantinya bisa membuat capaian vaksinasi dosis 3 bisa tercapai,” pungkas Sadimun. 

Editor : Ali Sodiqin
#capaian vaksin #polresta banyuwangi #vaksin covid-19