Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pisau Roti; Bergerigi Bikin Potongan Rapi

Ali Sodiqin • Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB
pisau-roti-bergerigi-bikin-potongan-rapi
pisau-roti-bergerigi-bikin-potongan-rapi


RadarBanyuwangi.id – Saat memasak, idealnya tak hanya menggunakan satu jenis pisau. Sebab, bahan makanan maupun masakan yang sudah jadi, tentu berbeda teksturnya. Termasuk tekstur roti yang lembut dan rentan hancur, harus dipotong dengan pisau khusus.



Pisau terdiri dari berbagai macam jenis. Mulai dari pisau roti, buah, daging, hingga pisau dapur, serta aneka jenis pisau lainnya. Setiap jenis pisau memiliki fungsi masing-masing. Salah satunya adalah pisau dengan mata pisau bergerigi. Ukurannya yang panjang dan kuat cukup untuk menahan makanan dan kuat untuk mengiris apa pun.



Sejatinya pisau terbagi ke dalam beberapa jenis yang sudah disesuaikan dengan fungsinya. Ada pisau daging, pisau roti, hingga pisau carving untuk membuat hiasan buah dan sayuran.



Bentuknya pun disesuaikan dengan fungsi penggunaannya agar kegiatan memotong bahan makanan menjadi lebih mudah dan efisien. Salah satunya yakni pisau yang khusus digunakan untuk memotong roti.



Pisau roti (bread knife) adalah alat potong berukuran panjang dengan bagian bawah pisau yang tidak terlalu tajam dan bergerigi. Gerigi-gerigi halus tersebut berfungsi agar kue atau roti tidak hancur atau menghasilkan banyak remahan kasar saat dipotong.



Pisau yang satu ini memang wajib dimiliki terutama jika sering memotong kue dan roti. Mata pisaunya yang unik akan membuat irisan jadi lebih rapi dan mulus. Mata pisau yang lurus dan polos akan membuat roti dan kue yang dipotong tidak bisa licin dan malah berantakan. Karena itu diperlukan dipakai pisau khusus, yakni pisau roti.



Pisau roti panjangnya berkisar antara 15 centimeter (cm) sampai 25 cm. Gagang pisaunya seperti pisau dapur biasa, ada yang dari besi, kayu, atau plastik. Mata pisaunya tidak polos tetapi bergerigi agak kasar seperti gergaji. Gerigi pada mata pisau ini memberi hasil potongan yang licin, bagus, dan tidak berantakan.



”Saat memotong juga tidak perlu ditekan lebih lama sudah memberi hasil yang rapi. Sedangkan jika memakai pisau biasa akan sulit karena tekstur roti biasanya kasar,” ujar Suwati, seorang pemilik usaha roti di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.



Pisau roti harganya sedikit lebih mahal dibandingkan pisau dapur. Bisa dibeli di toko peralatan rumah tangga. Merawat pisau roti juga terbilang mudah. Setelah digunakan, bersihkan pisau dari sisa remahan roti atau kue. Kemudian cuci dengan air sabun hangat lalu keringkan segera. ”Kalau perawatan, karena mata pisaunya bergerigi jadi tidak mudah diasah seperti layaknya pisau dapur pada umumnya,” jelas Suwati.



Pisau bergerigi ini selain digunakan untuk memotong roti, ternyata juga bisa digunakan memotong buah atau sayur berukuran besar, serta memotong buah yang berukuran kecil hanya dalam sekali potong. Misalnya untuk menguliti buah berkulit keras seperti nanas. Mata pisau bergerigi membuatnya mudah untuk melewati lapisan kulit yang keras.



Pisau bergerigi juga bisa digunakan untuk memotong berbagai jenis tekstur makanan seperti es krim sandwich yang keras di bagian luar, namun lembut di dalam atau makanan lain yang berukuran besar. (ddy/bay/c1)


Editor : Ali Sodiqin