Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Harga Tenda BNPB di Kisaran Rp 30 Juta–Rp 50 Juta Per Unit

Ali Sodiqin • Selasa, 15 Juni 2021 | 22:30 WIB
harga-tenda-bnpb-di-kisaran-rp-30-jutarp-50-juta-per-unit
harga-tenda-bnpb-di-kisaran-rp-30-jutarp-50-juta-per-unit


DUA tenda berukuran jumbo berdiri di kompleks Gedung Olahraga (GOR) Tawangalun, Banyuwangi. Sejak Kamis pekan lalu (3/6) hingga kemarin (12/6). Selama periode itu, tenda dengan atap melengkung hingga nyaris setengah lingkaran, telah menaungi ribuan orang dari terik matahari.



Ya, ribuan orang. Tepatnya para petugas kesehatan yang memberikan layanan vaksinasi secara drive thru maupun masyarakat umum yang memanfaatkan layanan vaksinasi Covid-19 tersebut.



Seperti diketahui, Pemkab Banyuwangi membuka layanan vaksinasi Covid-19 secara drive thru di GOR Tawangalun. Awalnya, layanan vaksinasi itu menyasar para pelaku pariwisata di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini. Namun pada perkembangan selanjutnya, sasaran vaksinasi secara drive thru itu dikembangkan ke kelompok-kelompok yang lain, termasuk masyarakat umum.



Hasilnya, ribuan orang memanfaatkan layanan vaksinasi Covid-19 secara drive thru yang diberikan di tenda berukuran ”raksasa” tersebut.



Bahkan, sebelumnya tenda serupa berbulan-bulan dipasang di depan Mal Pelayanan Publik (MPP). Di bawah tenda itulah loket-loket beragam layanan publik didirikan. Pihak pemkab sengaja memanfaatkan tenda itu agar pelayanan yang biasanya dapat diakses di dalam gedung MPP dapat diberikan di ruang terbuka untuk meminimalkan potensi penularan Covid-19.



Informasi yang berhasil dikumpulkan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, tenda ”kaya” manfaat itu merupakan bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) kepada Pemkab Banyuwangi tahun lalu. Sebelumnya, tenda-tenda itu digunakan untuk penanganan pandemi Covid-19 di salah satu pesantren di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.



Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Ponirin mengatakan, tenda-tenda berwarna oranye itu merupakan hibah dari BNPB. ”BNPB memanfaatkan tenda-tenda itu untuk penanganan Covid-19 di salah satu pesantren. Setelah itu, tenda-tenda tersebut dihibahkan kepada Pemkab Banyuwangi,” ujarnya.



Tidak tanggung-tanggung, BNPB menghibahkan tenda berukuran jumbo itu sebanyak 25 unit sekaligus. ”Terus terang, tenda itu mahal. Harga satu unit sekitar Rp 30 sampai Rp 50 juta,” kata dia.



Setelah dihibahkan ke pemkab, imbuh Ponirin, pengelolaan tenda itu dilimpahkan ke BPBD Banyuwangi. Oleh pemkab, tenda itu dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Tidak terkecuali untuk memberikan pelayanan publik kepada masyarakat seperti halnya saat tenda-tenda ”raksasa” itu dipasang di depan MPP beberapa waktu lalu maupun untuk memberikan layanan vaksinasi Covid-19 secara drive thru di GOR Tawangalun.



”Jadi, tenda itu tidak hanya digunakan saat terjadi bencana. Sepanjang untuk kepentingan masyarakat, BPBD akan mengeluarkan tenda tersebut. Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang membutuhkan bisa berkoordinasi dengan BPBD,” pungkas Ponirin. (sgt/bay/c1)


Editor : Ali Sodiqin