RADAR BANYUWANGI - Ubi Cilembu punya cara sendiri untuk menggoda selera. Saat dipanggang hingga matang, dagingnya menjadi lembut dan rasa manisnya semakin kuat. Bahkan, pada kondisi tertentu, muncul cairan kecokelatan yang lengket menyerupai karamel.
Rasa legit itu makin menarik ketika dipadukan dengan mozzarella. Keju yang meleleh memberikan sentuhan gurih tanpa menghilangkan karakter manis ubi.
Bahannya sederhana. Cara membuatnya juga tidak rumit. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Ubi Cilembu matang sempurna dan rasa manis alaminya keluar maksimal.
Ubi Cilembu, Produk Khas Sumedang
Nama Cilembu bukan sekadar sebutan untuk ubi jalar yang rasanya manis. Berdasarkan daftar Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Ubi Cilembu tercatat sebagai produk Indikasi Geografis dari Jawa Barat dengan nomor permohonan IG.00.2012.000008.
Sentra pertanamannya antara lain berada di Kecamatan Pamulihan, Rancakalong, Tanjungsari, dan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Karakter khas ubi tersebut semakin terasa setelah melalui penyimpanan pascapanen dan proses pemanggangan.
Laman Sistem Informasi Seputar Sumedang (SISEMAR) milik Pemerintah Kabupaten Sumedang menyebutkan, ubi yang baru dipanen tidak selalu langsung dipanggang.
“Ubi yang siap diproses adalah ubi yang telah disimpan 5-7 hari setelah dipanen.”
Menurut informasi yang dipublikasikan Pemkab Sumedang tersebut, ubi yang siap diolah biasanya mulai lebih lentur, bobotnya berkurang, dan kulitnya sedikit mengeriput. Lama pemanggangan dapat berkisar 30–90 menit, bergantung pada ukuran ubi.
Mengapa Ubi Cilembu Lebih Manis setelah Dipanggang?
Rasa manis Ubi Cilembu tidak hanya ditentukan varietas. Penyimpanan setelah panen dan proses pemanasan turut berperan.
Dosen Program Studi Supervisor Jaminan Mutu Pangan Sekolah Vokasi IPB University Ai Imas Faidoh Fatimah menjelaskan, Ubi Cilembu memiliki kandungan gula lebih tinggi dibandingkan sejumlah kultivar ubi jalar lainnya.
Dalam penjelasan yang dipublikasikan IPB University pada 2025, Ai Imas menyebut enzim amilase masih bekerja selama masa penyimpanan dan membantu mengubah pati menjadi gula yang lebih sederhana. Proses pemanggangan kemudian semakin memperkuat rasa manis tersebut.
“Karamelisasi inilah yang menimbulkan aroma khas dan rasa manis yang lebih kuat, bahkan menghasilkan cairan lengket mirip madu,” kata Ai Imas.
IPB University juga menjelaskan, pemanggangan pada suhu tinggi dapat mendorong penguraian sebagian pati menjadi gula sederhana seperti glukosa dan fruktosa. Karena itu, rasa manis Ubi Cilembu yang dipanggang bisa terasa lebih kuat dibandingkan ubi yang direbus atau dikukus.
Karakter manis tersebut cocok dipadukan dengan mozzarella. Keju memberikan rasa gurih sekaligus tekstur lumer. Namun, mozzarella sebaiknya baru ditambahkan setelah ubi matang.
Bahan Ubi Cilembu Panggang Mozzarella
Untuk sekitar dua porsi, siapkan:
- 2 buah Ubi Cilembu ukuran sedang, masing-masing sekitar 150–200 gram
- 80–100 gram keju mozzarella, parut atau potong
Sebagai tambahan, oregano atau bubuk cabai bisa digunakan sesuai selera. Gula dan madu tidak wajib karena rasa manis utama berasal dari ubi.
Cara Membuat Ubi Cilembu Panggang Mozzarella
- Cuci Ubi Cilembu di bawah air mengalir hingga tanah yang menempel pada kulit hilang. Setelah itu, keringkan.
- Panaskan oven pada suhu sekitar 200 derajat Celsius.
- Tata ubi utuh di atas loyang. Beri jarak antara satu ubi dan ubi lainnya agar udara panas dapat bersirkulasi dengan baik.
- Panggang sekitar 60–75 menit untuk ubi berukuran sedang. Periksa kematangan mulai menit ke-60. Ubi berukuran lebih besar dapat membutuhkan waktu lebih lama.
- Sebagai acuan, penelitian IPB University pada 2026 menggunakan Ubi Cilembu dengan bobot rata-rata 160 ± 10 gram. Dalam penelitian tersebut, ubi dipanggang pada suhu 200 derajat Celsius dengan variasi waktu 60, 75, dan 90 menit.
- Penelitian itu ditujukan untuk mengkaji mutu ubi panggang yang kemudian dibekukan. Karena itu, parameter tersebut sebaiknya digunakan sebagai referensi, bukan patokan mutlak untuk setiap oven rumah tangga.
- Periksa kematangan dengan menekan ubi secara perlahan menggunakan penjepit atau sarung tangan tahan panas. Ubi yang matang akan terasa lunak.
- Keluarkan ubi dari oven. Belah bagian atasnya secara memanjang, tetapi jangan sampai terputus.
- Buka perlahan bagian tengah ubi. Tekan atau aduk ringan dagingnya menggunakan garpu.
- Tambahkan mozzarella di atas ubi.
- Panggang kembali sekitar 5–8 menit hingga mozzarella meleleh. Jika menggunakan fungsi grill atau panas atas, awasi prosesnya agar keju tidak gosong.
- Sajikan selagi hangat.
Tips agar Ubi Cilembu Matang dan Manis
Jangan hanya berpatokan pada waktu pemanggangan. Ukuran ubi, kadar air, jumlah ubi di dalam oven, hingga karakter masing-masing oven dapat memengaruhi waktu yang diperlukan.
Pemkab Sumedang melalui laman SISEMAR menyebut Ubi Cilembu yang siap diproses biasanya telah disimpan selama 5–7 hari setelah dipanen.
Penjelasan Ai Imas dari IPB University juga menunjukkan bahwa penyimpanan pascapanen berperan dalam perubahan pati menjadi gula sederhana. Proses tersebut ikut membentuk rasa manis khas Ubi Cilembu.
Jika memanggang beberapa ubi sekaligus, pilih ukuran yang relatif seragam. Cara tersebut membantu ubi matang dalam waktu yang hampir bersamaan.
Mozzarella pun jangan dimasukkan sejak awal. Panggang ubi hingga matang terlebih dahulu. Setelah itu, tambahkan keju dan panggang sebentar hingga meleleh.
Cairan Manis Ubi Cilembu, Benarkah Madu?
Ubi Cilembu kerap disebut sebagai ubi madu. Sebutan tersebut muncul karena ubi dapat mengeluarkan cairan manis dan lengket setelah dipanggang.
Namun, cairan tersebut bukan madu yang dihasilkan lebah.
Pemkab Sumedang melalui laman SISEMAR menggambarkan Ubi Cilembu sebagai ubi yang dapat mengeluarkan cairan lengket dan manis setelah melalui proses pemanggangan.
Sementara itu, Ai Imas dari IPB University menjelaskan bahwa karakter tersebut berkaitan dengan perubahan pati menjadi gula sederhana serta reaksi yang terjadi selama pemanasan.
Artinya, rasa manis dan cairan menyerupai madu itu merupakan bagian dari karakter ubi setelah melalui proses penyimpanan dan pemanggangan. Tambahan gula pun tidak mutlak diperlukan.
Ubi Cilembu Masih Jadi Komoditas Unggulan Sumedang
Di daerah asalnya, Ubi Cilembu tidak hanya dipertahankan sebagai pangan khas. Pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan komoditas tersebut.
ANTARA pada 19 Mei 2026 melaporkan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumedang mengembangkan Ubi Cilembu dari sisi budidaya hingga hilirisasi produk.
Kepala DKPP Kabupaten Sumedang Tono Suhartono mengatakan, pengembangan komoditas tersebut terus dilakukan untuk memperluas produksi sekaligus meningkatkan daya saing.
“Pengembangan Ubi Cilembu ini terus kita dorong di hulu melalui kultur jaringan dan juga hilirisasi agar bisa memperluas produksi sekaligus meningkatkan daya saing pasar,” kata Tono seperti dikutip ANTARA.
Dalam laporan yang sama, sentra produksi Ubi Cilembu disebut tersebar di empat kecamatan utama dengan luas lahan lebih dari 462 hektare.
Khusus di Desa Cilembu, luas lahan budidaya mencapai sekitar 229 hektare dengan produksi rata-rata 1.600–1.900 ton per tahun.
Perkembangan komoditas itu kembali diberitakan ANTARA pada 28 Juli 2026. Saat itu, pengembangan Ubi Cilembu di Kabupaten Sumedang tercatat berada pada kisaran 460 hektare dengan produksi sekitar 7.820 ton per tahun.
Pengembangan produk olahan juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah komoditas tersebut.
Di dapur rumah, salah satu cara paling sederhana menikmatinya adalah memanggang Ubi Cilembu lalu menambahkan mozzarella. Tidak banyak bahan yang diperlukan.
Kuncinya ada pada proses pemanggangan. Biarkan ubi matang dan rasa manisnya berkembang lebih dulu. Setelah itu, tambahkan mozzarella hingga meleleh.
Hasilnya, daging ubi tetap lembut dan legit, sementara keju memberikan rasa gurih pada setiap suapan.
Editor : Lugas Rumpakaadi