RADAR BANYUWANGI – Buah peach atau persik yang identik dengan kulit berbulu halus dan daging berair kini bisa menjadi salah satu pilihan bagi pencinta buah di Banyuwangi.
Buah bernama ilmiah Prunus persica tersebut tersedia di Kelurahan Karangrejo, Banyuwangi. Berdasarkan pantauan, harganya mulai sekitar Rp180 ribu per kemasan.
Harga itu memang jauh lebih tinggi dibanding sejumlah buah lokal. Namun, teksturnya yang lembut, rasa manis-segar, dan aroma khas membuat peach tetap menarik bagi konsumen yang ingin mencoba buah berbeda.
Salah seorang pembeli, Rina, mengaku keluarganya menyukai peach karena dapat disantap dengan berbagai cara.
“Teksturnya lembut dan rasanya manis segar, beda dari buah biasanya. Anak-anak di rumah sangat suka kalau dijadikan campuran es buah atau dimakan langsung,” ujar Rina, Senin (21/9).
Peach memang dapat disantap langsung setelah dicuci. Buah tersebut juga dapat dipotong untuk campuran salad dan es buah maupun digunakan dalam aneka olahan kue.
Apa Kandungan Gizi Peach?
Di balik rasa manisnya, peach menyediakan sejumlah zat gizi.
Data U.S. Department of Agriculture (USDA) mencatat peach kuning mentah mengandung sekitar 1,5 gram serat dalam setiap 100 gram. Buah tersebut juga mengandung vitamin C dan sejumlah mineral.
Namun, peach lebih tepat disebut sebagai sumber vitamin dan mineral dalam jumlah moderat, bukan buah dengan kandungan vitamin C yang sangat tinggi.
Cleveland Clinic mencatat peach juga mengandung senyawa antioksidan, antara lain vitamin C, polifenol, dan karotenoid.
Ahli diet Maxine Smith menjelaskan manfaat lain dari kandungan serat buah tersebut.
“Persik mengandung serat larut dan tidak larut,” kata Smith, seperti dikutip Cleveland Clinic.
Serat tidak larut membantu proses pencernaan, sedangkan serat larut memiliki fungsi berbeda dalam saluran pencernaan dan metabolisme.
Karena itu, buah seperti peach dapat menjadi bagian dari pola makan yang beragam.
Vitamin C yang terdapat pada buah juga merupakan zat gizi esensial. Tubuh memerlukannya antara lain untuk fungsi sistem imun dan pembentukan kolagen. Namun, mengonsumsi peach saja tentu tidak dapat menjamin kulit menjadi lebih sehat atau seseorang terhindar dari penyakit.
Bisa Dimakan dengan Kulitnya
Kulit peach umumnya dapat dikonsumsi setelah buah dicuci dengan baik.
Mengonsumsi bagian kulit juga membantu mempertahankan asupan serat. Cleveland Clinic bahkan menyarankan memakan kulit buah untuk memaksimalkan serat yang diperoleh dari peach.
Sementara itu, biji keras di bagian tengah tentu perlu dibuang sebelum buah disantap atau diolah.
Bagi pembeli di Banyuwangi, harga sekitar Rp180 ribu per kemasan membuat peach lebih cocok ditempatkan sebagai buah pilihan daripada pengganti mutlak buah lokal yang harganya lebih terjangkau.
Nilai utamanya terletak pada pengalaman rasa dan variasi dalam konsumsi buah.
Karena itu, peach dapat menjadi alternatif untuk dimakan langsung maupun diolah bersama bahan lain. Namun, seperti buah lainnya, manfaat terbaik diperoleh ketika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang.
Editor : Lugas Rumpakaadi