Rahasia Soto Madura Khas Surabaya Ada di Kuah, Ini Resep Lengkapnya

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 14:31 WIB
ILUSTRASI: Resep soto daging Madura dengan kuah bening yang kaya rempah.(Instagram/@sotomaduradantahucampurdulurku)
ILUSTRASI: Resep soto daging Madura dengan kuah bening yang kaya rempah.(Instagram/@sotomaduradantahucampurdulurku)

RADAR BANYUWANGI — Semangkuk soto daging Madura yang gurih, hangat, dan kaya rempah ternyata tak harus diburu sampai ke warung legendaris di Surabaya. Kuncinya ada pada kuah kaldu sapi, racikan bumbu yang tepat, serta potongan daging dan jerohan yang dimasak hingga empuk. Dengan bahan yang relatif mudah ditemukan, soto Madura khas Surabaya bisa dibuat sendiri di rumah.

Soto Madura dikenal memiliki karakter kuah yang kuat. Kaldu sapi menjadi fondasi rasa, sementara rempah memberikan aroma sekaligus rasa gurih yang khas.

Karakter kuahnya bisa berbeda-beda. Ada yang bening dan terasa ringan, tetapi ada pula yang lebih keruh karena penggunaan bumbu rempah yang lebih banyak.

Di Surabaya, karakter tersebut bisa ditemui di sejumlah warung populer seperti Soto Madura Pak Hendrik, Soto Madura Wawan, Soto Madura Golden Pojok, Soto Madura Gubeng Pojok, Soto Madura Imam Bonjol, hingga Soto Madura H. Syafik.

Namun, sebelum berburu kuliner, ada satu hal menarik untuk dicoba: membuat soto daging Madura sendiri di rumah.

Resep Soto Daging Madura Khas Surabaya

Resep soto Madura pada dasarnya bertumpu pada tiga komponen utama, yakni kaldu sapi, bumbu rempah, dan isian daging atau jerohan.

Jika ingin mendapatkan kuah yang gurih dan beraroma kuat, proses memasak tidak bisa dilakukan terburu-buru.

Bahan Utama

Bumbu Halus

Racikan bumbu menjadi salah satu penentu karakter soto daging Madura. Bumbu yang bisa digunakan antara lain:

Komposisi bumbu dapat disesuaikan dengan jumlah daging dan kuah yang dibuat.

Cara Membuat Soto Daging Madura

1. Rebus Daging dan Jerohan

Langkah pertama adalah merebus daging sapi hingga empuk.

Jika menggunakan jerohan, sebaiknya bahan tersebut dibersihkan dan direbus secara terpisah hingga matang. Cara ini membantu mengurangi aroma yang terlalu kuat pada kuah.

Setelah daging empuk, angkat dan potong sesuai selera. Air rebusan daging jangan langsung dibuang karena dapat dimanfaatkan sebagai kaldu dasar soto.

2. Haluskan Bumbu

Bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, ketumbar, dan merica dihaluskan hingga menjadi bumbu.

Pada tahap ini, kunci rasanya bukan hanya jumlah rempah, tetapi juga tingkat kematangan bumbu ketika ditumis.

3. Tumis Sampai Harum

Panaskan minyak, kemudian masukkan bumbu halus.

Tambahkan serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk.

Tumis dengan api sedang hingga bumbu benar-benar matang dan aromanya keluar.

Jangan terburu-buru memasukkan bumbu ke dalam kaldu. Bumbu yang belum matang dapat membuat aroma langu masih terasa pada kuah.

4. Masukkan ke Kaldu Sapi

Setelah bumbu matang, masukkan ke dalam air kaldu sapi.

Aduk perlahan dan masak menggunakan api kecil hingga bumbu benar-benar menyatu dengan kaldu.

Pada tahap inilah karakter soto mulai terbentuk. Kaldu memberikan rasa gurih dan dalam, sedangkan bumbu memberikan aroma rempah.

5. Masukkan Daging

Potongan daging sapi yang sudah empuk kemudian dimasukkan kembali ke dalam kuah.

Masak beberapa saat agar daging menyerap bumbu.

Jika menggunakan jerohan, potong kecil-kecil lalu tambahkan sesuai selera.

Bumbui dengan garam dan sedikit gula untuk menyeimbangkan rasa.

6. Koreksi Rasa

Cicipi kuah sebelum disajikan.

Soto Madura idealnya memiliki rasa gurih yang cukup kuat, aroma rempah yang terasa, tetapi tetap nyaman disantap.

Jika rasa kaldu belum cukup kuat, kuah dapat dimasak lebih lama menggunakan api kecil.

Pelengkap yang Bikin Soto Makin Nikmat

Soto daging Madura biasanya semakin lengkap ketika disajikan bersama berbagai pelengkap.

Beberapa di antaranya:

Jeruk nipis memberikan rasa segar yang mampu menyeimbangkan kuah gurih. Sementara sambal memberikan sensasi pedas yang membuat rasa rempah semakin menonjol.

Bagi yang menyukai rasa manis-gurih, sedikit kecap manis juga bisa ditambahkan.

Apa Rahasia Kuah Soto Madura yang Gurih?

Ada beberapa hal yang membuat kuah soto Madura Surabaya terasa lebih sedap.

Pertama, gunakan kaldu daging sebagai dasar kuah. Air rebusan daging memberikan rasa gurih alami yang menjadi fondasi soto.

Kedua, tumis bumbu hingga matang. Bumbu halus yang matang akan menghasilkan aroma lebih harum dan mengurangi rasa langu.

Ketiga, gunakan api kecil ketika menyatukan kuah dan bumbu. Proses tersebut membuat rasa rempah lebih menyatu dengan kaldu.

Keempat, jangan pelit pada rempah. Kunyit, ketumbar, merica, jahe, serai, lengkuas, dan daun jeruk memberikan karakter yang membuat soto Madura berbeda dari soto lainnya.

Tak Perlu ke Warung, Bisa Racik Sendiri

Popularitas soto Madura di Surabaya memang tidak lepas dari warung-warung yang telah lama menjadi tujuan pencinta kuliner.

Soto Madura Gubeng Pojok, misalnya, telah bertahan lebih dari 60 tahun. Ada pula Soto Madura Wawan yang dikenal buka 24 jam, Soto Madura Pak Hendrik yang mulai berjualan malam hari, serta Golden Pojok yang menawarkan karakter kuah lebih bening.

Namun, ada kepuasan berbeda ketika racikan tersebut dibuat sendiri.

Aroma bumbu yang ditumis, kaldu sapi yang perlahan berubah pekat, hingga potongan daging empuk yang memenuhi mangkuk menjadi bagian dari pengalaman membuat resep soto daging Madura khas Surabaya.

Pada akhirnya, rahasia semangkuk soto Madura bukan hanya terletak pada banyaknya daging. Kuah kaldu yang kuat, bumbu rempah yang matang, dan pelengkap yang tepat adalah tiga kunci yang membuatnya sulit ditolak.

Jadi, kalau sedang rindu soto Madura tetapi belum sempat berburu kuliner di Surabaya, resep ini bisa menjadi cara sederhana menghadirkan cita rasa khas Jawa Timur langsung dari dapur rumah. (*)

Editor : Ali Sodiqin
soto Surabaya soto daging resep soto Madura bumbu soto kuah soto