Ternyata Selama Ini Salah! Ini Rahasia Cireng Renyah Tak Mudah Keras

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 08:01 WIB
Ilustrasi Cireng Crispy Bumbu Rujak. (Radar Madiun)
Ilustrasi Cireng Crispy Bumbu Rujak. (Radar Madiun)

RADAR BANYUWANGI — Cireng keras dan alot setelah dingin ternyata bukan semata-mata karena salah menggoreng. Ada satu tahap yang justru sering dilewatkan saat membuat cireng rumahan, yakni membuat biang. Teknik sederhana ini menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan cireng yang renyah di luar, tetapi tetap kenyal dan empuk di dalam.

Cireng memang terlihat seperti camilan yang gampang dibuat. Tinggal mencampurkan tepung tapioka dengan bumbu, membentuk adonan, lalu memasukkannya ke dalam minyak panas.

Namun, hasil akhirnya bisa jauh berbeda.

Salah mengolah adonan atau menggunakan api terlalu besar dapat membuat cireng berubah menjadi keras. Padahal, tekstur kenyal yang khas justru menjadi daya tarik utama camilan berbahan tepung tapioka tersebut.

Lantas, bagaimana cara membuat cireng rumahan yang renyah tetapi tidak mudah keras?

Jangan Lewatkan Rahasia Biang

Untuk membuat cireng renyah, siapkan 200 gram tepung tapioka, 2 sendok makan tepung terigu, serta 30 gram tepung tapioka yang khusus digunakan untuk membuat biang.

Siapkan pula 200 ml air, tiga siung bawang putih yang telah dihaluskan, satu batang daun bawang, satu sendok teh garam, satu sendok teh kaldu bubuk dan setengah sendok teh merica.

Masukkan 30 gram tepung tapioka dan 200 ml air ke dalam panci. Tambahkan bawang putih, garam, kaldu bubuk serta merica.

Masak menggunakan api kecil sambil terus diaduk.

Jangan berhenti mengaduk hingga campuran berubah menjadi kental dan bening seperti lem. Adonan inilah yang disebut biang.

Tahap tersebut menjadi pembeda penting antara cireng yang teksturnya pas dan cireng yang mudah keras.

Jangan Terlalu Lama Menguleni

Setelah biang selesai, siapkan wadah lain.

Campurkan 200 gram tepung tapioka, tepung terigu dan irisan daun bawang. Setelah itu, tuangkan biang yang masih panas sedikit demi sedikit.

Aduk sampai seluruh bahan mulai menyatu dan adonan bisa dibentuk.

Di sinilah salah satu kesalahan yang sering terjadi.

Jangan terlalu lama menguleni adonan. Cukup aduk hingga adonan dapat dibentuk. Terlalu banyak meremas adonan berpotensi membuat tekstur cireng menjadi lebih keras setelah digoreng.

Ambil adonan secukupnya, bentuk menjadi bulatan kemudian pipihkan.

Jika adonan terasa lengket, taburkan sedikit tepung tapioka pada tangan atau permukaan kerja.

Api Terlalu Besar Bisa Jadi Biang Masalah

Cireng yang sudah dibentuk selanjutnya digoreng dalam minyak.

Namun, jangan langsung menggunakan api besar.

Gunakan api sedang cenderung kecil agar cireng matang dengan lebih baik dan bagian luarnya tidak terlalu cepat mengeras.

Goreng sampai permukaan cireng kering dan berwarna kekuningan. Setelah matang, angkat lalu tiriskan.

Cireng paling nikmat disantap ketika masih hangat. Bagian luarnya terasa renyah, sementara bagian dalamnya tetap memiliki tekstur kenyal.

Bumbu Rujak Jadi Pelengkap

Cireng akan semakin lengkap jika disajikan dengan bumbu rujak pedas-manis.

Bahan yang dibutuhkan cukup sederhana. Siapkan 30 gram gula merah, dua siung bawang putih, 3–5 cabai rawit, sedikit garam dan sekitar 75 ml air hangat.

Ulek gula merah, bawang putih, cabai rawit dan garam hingga halus.

Setelah itu, tambahkan air hangat sedikit demi sedikit. Aduk sampai bumbu rujak mencapai kekentalan sesuai selera.

Perpaduan rasa gurih cireng dengan bumbu rujak yang manis, pedas dan sedikit asin membuat camilan ini sulit ditolak.

Ternyata Bukan Sekadar Soal Menggoreng

Pada akhirnya, rahasia cireng yang renyah di luar tetapi tetap kenyal di dalam terletak pada beberapa tahap sekaligus.

Biang harus dimasak sampai kental dan bening. Adonan tidak boleh terlalu lama diuleni. Setelah itu, proses penggorengan perlu menggunakan api sedang cenderung kecil.

Tiga hal tersebut menjadi bagian penting untuk mendapatkan cireng rumahan yang teksturnya lebih sesuai harapan.

Jadi, kalau selama ini cireng buatan sendiri selalu berakhir keras dan alot, jangan buru-buru menyalahkan minyak atau tepungnya. Bisa jadi, biangnya yang selama ini dilewatkan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Resep cireng Cireng renyah Cara membuat cireng Cireng empuk bumbu rujak