Kuah Santan Medok! 4 Lontong Sayur Favorit untuk Sarapan di Malang

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 04:00 WIB
LONTONG SAYUR: Sepiring lontong sayur hangat dengan kuah gurih dan aroma rempah ini siap jadi teman sarapan paling nikmat di Malang. (Radar Malang)
LONTONG SAYUR: Sepiring lontong sayur hangat dengan kuah gurih dan aroma rempah ini siap jadi teman sarapan paling nikmat di Malang. (Radar Malang)

RADAR BANYUWANGI – Tak perlu menunggu siang untuk berburu kuliner enak di Malang. Seporsi lontong sayur dengan kuah santan gurih, bumbu rempah yang medok, dan lauk melimpah bisa menjadi pilihan sarapan yang mengenyangkan dengan harga mulai Rp10 ribuan.

Bagi pencinta kuliner tradisional, lontong sayur menawarkan perpaduan lontong lembut, kuah santan, sayuran, dan lauk seperti tahu, tempe, telur, hingga ayam. Karakter rasanya yang gurih dan kaya rempah membuat menu ini tetap digemari di tengah banyaknya pilihan sarapan kekinian.

Di Kota Malang, sejumlah warung menyajikan lontong sayur dengan ciri khas masing-masing. Ada yang menawarkan suasana nyaman, ada pula yang mempertahankan kesederhanaan warung tradisional.

Jika sedang mencari lontong sayur enak di Malang untuk mengawali aktivitas, empat tempat berikut bisa masuk daftar kulineran.

1. Rumah Soto Banjar Belitung

Berada di Jalan Kalpataru No. 110, Lowokwaru, Kota Malang, Rumah Soto Banjar Belitung dikenal sebagai salah satu pilihan untuk berburu sarapan.

Selain soto khas Banjar, tempat ini menyediakan lontong sayur dengan pilihan lauk cukup beragam. Pengunjung bisa menambahkan ayam, telur, daging, hingga ikan.

Kuahnya disajikan hangat dengan isian yang cukup melimpah. Harga lontong sayur mulai Rp13 ribu per porsi.

Menariknya, tempat makan ini memiliki area indoor, semi outdoor, dan outdoor. Pengunjung pun bisa memilih suasana makan sesuai selera.

2. Gado-Gado dan Lontong Sayur Bu Tatik

Tak jauh dari kawasan kampus, ada Gado-Gado dan Lontong Sayur Bu Tatik di Jalan Surabaya No. 3, tepat di depan Universitas Negeri Malang.

Warung ini telah lama menjadi salah satu pilihan mahasiswa. Lontong sayurnya menawarkan rasa gurih dan manis yang seimbang.

Isiannya cukup lengkap, mulai tahu, tempe, kentang, labu, telur, hingga kerupuk. Porsinya juga dikenal melimpah dengan harga sekitar Rp12 ribu.

Suasana pagi di bawah pepohonan menjadi daya tarik tersendiri. Sarapan pun terasa lebih santai sembari menyaksikan aktivitas jalanan di sekitar kawasan kampus.

3. Rumadang

Bagi yang beraktivitas di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Rumadang di area Ruko Taman Niaga bisa menjadi pilihan untuk sarapan.

Lontong sayur di tempat ini mengandalkan kuah santan dengan rasa gurih yang cukup kuat. Seporsinya dibanderol sekitar Rp12 ribu.

Pilihan lauk tambahannya juga beragam. Pengunjung dapat memilih opor ayam, opor telur, atau telur asin sesuai selera.

Konsep tempatnya sederhana, tetapi cukup nyaman untuk sarapan cepat sebelum melanjutkan aktivitas. Duduk di tepi jalan juga menawarkan pengalaman melihat kesibukan kawasan Soekarno-Hatta pada pagi hari.

4. Lontong Sayur Warga

Ingin merasakan sarapan dengan nuansa pasar tradisional? Lontong Sayur Warga yang berada di area parkir motor Pasar Tawangmangu, Lowokwaru, bisa menjadi pilihan.

Warungnya sederhana, tetapi menawarkan cita rasa yang mengingatkan pada masakan rumahan. Kuah santannya gurih dengan bumbu yang medok dan isian cukup lengkap.

Harganya juga paling ramah di antara empat rekomendasi ini, yakni sekitar Rp10 ribu per porsi.

Karena cukup populer, pengunjung disarankan datang lebih pagi. Selain menghindari antrean, datang lebih awal juga menjadi cara aman agar tidak kehabisan.

Sarapan Sederhana, Rasa Tak Sederhana

Lontong sayur punya alasan kuat untuk bertahan sebagai salah satu menu sarapan favorit. Lontong yang lembut bertemu kuah santan gurih, sayuran, dan lauk dalam satu mangkuk. Hasilnya, makanan sederhana yang mengenyangkan sekaligus menawarkan rasa khas masakan Nusantara.

Empat tempat di atas menawarkan pengalaman berbeda. Rumah Soto Banjar Belitung cocok bagi yang menginginkan pilihan lauk dan tempat lebih luas. Bu Tatik menawarkan suasana sarapan yang dekat dengan kawasan kampus, sedangkan Rumadang bisa menjadi pilihan praktis di sekitar Soekarno-Hatta.

Sementara itu, Lontong Sayur Warga menawarkan sensasi sarapan sederhana dengan nuansa pasar tradisional.

Dengan harga mulai Rp10 ribu, berburu lontong sayur di Malang tak harus menguras kantong. Namun, satu hal yang perlu diingat: beberapa warung sarapan memiliki waktu jualan terbatas, sehingga datang lebih pagi menjadi pilihan paling aman. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : Radar Malang
lontong sayur Malang sarapan Malang kuliner Malang lontong sayur kuliner tradisional