Es Teler Naik Kelas, Hadir dengan Kuah Creamy dan Topping Es Krim

Rizki Anindiya Putri • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 12:05 WIB
Es teler es krim memadukan kesegaran buah, kuah susu creamy, es krim, dan keju dalam satu sajian kekinian. Kreasi ini menjadi salah satu bentuk inovasi kuliner tradisional. (Pexels/Jeffry Surianto)
Es teler es krim memadukan kesegaran buah, kuah susu creamy, es krim, dan keju dalam satu sajian kekinian. Kreasi ini menjadi salah satu bentuk inovasi kuliner tradisional. (Pexels/Jeffry Surianto)

RADAR BANYUWANGI - Es teler selama ini lekat dengan kesan sebagai minuman atau sajian penutup yang menyegarkan. Namun, perkembangan tren kuliner membuat sajian tersebut terus mengalami sentuhan baru. Salah satu kreasi yang kini menarik perhatian adalah es teler es krim.

Sajian ini membawa es teler ke karakter yang lebih modern. Kesegaran buah tetap menjadi bagian utama, tetapi dipadukan dengan kuah susu yang lebih kental serta topping es krim dan keju. Hasilnya, muncul perpaduan rasa manis, gurih, segar, dan creamy dalam satu sajian.

Komposisinya pun masih mempertahankan bahan-bahan yang identik dengan es teler. Alpukat, nangka, kelapa muda, dan sagu mutiara menjadi isian utama. Di bagian atas, es krim dan taburan keju memberikan tambahan rasa sekaligus tekstur yang membuat sajian semakin menarik.

Kunci lain dari kreasi ini berada pada kuahnya. Berbeda dengan es teler pada umumnya, varian es krim menggunakan campuran susu evaporasi, krimer, dan susu kental manis. Racikan tersebut menghasilkan rasa susu yang lebih gurih dan tekstur yang lebih creamy.

Ketika es krim mulai meleleh dan bercampur dengan kuah, karakter rasanya pun ikut berubah. Rasa manis dan gurih menjadi lebih menyatu, sementara potongan buah tetap memberikan sensasi segar.

“Menurutku enak karena rasanya creamy, tapi masih ada rasa segar dari buahnya. Apalagi kalau es krimnya mulai meleleh, jadi makin enak,” ujar Khanza, salah satu penikmat es teler es krim.

Dari sisi tampilan, es teler es krim juga memiliki daya tarik tersendiri. Warna hijau dari alpukat, kuning nangka, putih kelapa muda, serta warna topping es krim membuat sajian terlihat semarak. Penyajian menggunakan mangkuk atau gelas bening semakin menonjolkan lapisan bahan di dalamnya.

Karakter visual tersebut menjadi salah satu alasan menu ini relevan dengan kebiasaan konsumen muda yang tidak hanya mempertimbangkan rasa, tetapi juga penampilan makanan. Sajian yang menarik secara visual dinilai lebih mudah memancing minat, terutama ketika disajikan sebagai camilan atau hidangan penutup.

Menariknya, es teler es krim tidak berhenti sebagai inovasi menu. Sajian ini juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi ide usaha kuliner. Bahan yang relatif mudah ditemukan dan proses penyajian yang sederhana membuatnya cukup fleksibel untuk dijual dalam skala rumahan maupun gerai kecil.

Variasi topping dan ukuran porsi juga bisa menjadi ruang inovasi. Pelaku usaha dapat menyesuaikan menu dengan selera konsumen, mulai dari pilihan es krim hingga tambahan topping yang masih sesuai dengan karakter dasar es teler.

Di tengah maraknya dessert kekinian, kemunculan es teler es krim menunjukkan bahwa makanan tradisional tidak harus kehilangan identitas untuk bisa mengikuti zaman. Sentuhan modern justru dapat menjadi jalan agar sajian klasik kembali mendapatkan perhatian.

Bagi penikmat kuliner, es teler es krim menawarkan pengalaman yang sedikit berbeda. Ada kesegaran buah, kelembutan susu, rasa gurih keju, hingga sensasi dingin es krim yang berpadu dalam satu wadah.

Sementara bagi pelaku usaha, inovasi semacam ini memperlihatkan bahwa menu tradisional masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Es teler tidak sekadar bertahan sebagai sajian warisan, tetapi juga bisa tampil dalam bentuk baru sesuai perkembangan selera pasar.

Editor : Lugas Rumpakaadi
kuliner kekinian es teler es krim dessert tradisional ide jualan banyuwangi