Sate Madura di Banyuwangi, Kuliner Malam dengan Sate Ayam, Kambing, dan Kulit yang Dibakar Langsung di Atas Arang

Balquisse Kayla Putri • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:32 WIB
Sate ayam dan varian lainnya dibakar langsung di atas arang di Sate Madura di Banyuwangi. Aroma asap menjadi salah satu daya tarik sajian kuliner malam tersebut. (Balquisse untuk Radar Banyuwangi)
Sate ayam dan varian lainnya dibakar langsung di atas arang di Sate Madura di Banyuwangi. Aroma asap menjadi salah satu daya tarik sajian kuliner malam tersebut. (Balquisse untuk Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Menentukan menu makan malam tidak selalu harus dengan hidangan berat. Bagi pencinta kuliner berbumbu gurih dan beraroma bakaran yang khas, sate Madura bisa menjadi pilihan yang menggugah selera. Salah satunya adalah Sate Madura Pak Kae yang menawarkan beberapa varian sate untuk dinikmati saat malam hari.

Warung ini menyediakan sate ayam, sate kambing, hingga sate kulit. Proses pembakaran dilakukan langsung di atas arang sehingga menghasilkan aroma asap yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Sate yang baru diangkat dari panggangan pun terasa lebih nikmat disantap dalam kondisi hangat.

Sate ayam dapat menjadi pilihan bagi pengunjung yang menyukai daging dengan cita rasa gurih. Potongan ayam ditusuk, kemudian dibakar hingga matang sebelum disajikan bersama bumbu sate. Perpaduan daging yang empuk dan bumbu bercita rasa kuat membuat menu ini cocok bagi penikmat sate klasik.

Pilihan lain adalah sate kambing. Daging kambing dibakar hingga matang dan kemudian disajikan dengan bumbu sate. Menu ini bisa menjadi alternatif bagi pelanggan yang ingin menikmati karakter rasa daging kambing dalam sajian bakaran.

Sementara itu, sate kulit menawarkan sensasi berbeda. Teksturnya cenderung lebih kenyal sehingga memberikan pengalaman makan yang tidak sama dengan sate berbahan daging. Bagi sebagian pencinta kuliner, bagian ini justru menjadi pilihan menarik untuk melengkapi seporsi sate.

Proses pembakaran menjadi bagian yang cukup mencolok dari pengalaman bersantap. Tusukan sate ditata di atas panggangan, lalu dibakar hingga matang sembari sesekali dibalik. Kepulan asap dan aroma daging yang terbakar perlahan menjadi pemancing selera bagi pengunjung yang datang pada malam hari.

Konsep sederhana seperti itu membuat warung sate menjadi salah satu pilihan kuliner yang mudah dijangkau untuk makan malam. Pengunjung dapat memilih jenis sate sesuai selera tanpa harus mencari menu yang terlalu rumit.

Di wilayah Banyuwangi Kota, pilihan sate Madura juga cukup beragam. Sejumlah warung yang dikenal masyarakat antara lain Warung Sate Madura Pak Untung di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Sate Madura Pak Heri di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Warung Sate Madura Cak Munir di Jalan Kepiting, serta Sate Madura Baba Ali di Jalan MH Thamrin.

Masing-masing memiliki pilihan menu dan karakter sajian yang berbeda. Namun, bagi pencinta kuliner malam yang mengutamakan sate hangat dengan aroma bakaran langsung dari arang, Sate Madura Pak Kae dapat masuk ke dalam daftar pilihan untuk dicoba.

Sensasi sate yang dibakar saat dipesan, aroma arang yang semerbak, serta pilihan sate ayam, kambing, dan kulit membuat sajian ini cocok disantap ketika malam mulai tiba. Apalagi bagi warga yang ingin menikmati makanan bakar dengan suasana sederhana dan cita rasa yang akrab di lidah.

Bagi pencinta kuliner malam di Banyuwangi, sate Madura tetap menjadi salah satu opsi yang layak dipertimbangkan. Seporsi sate hangat dengan bumbu yang meresap bisa menjadi penutup aktivitas harian sebelum kembali pulang.

Editor : Lugas Rumpakaadi
sate madura banyuwangi Sate Madura Pak Kae kuliner malam Banyuwangi sate ayam kambing kulit rekomendasi kuliner Banyuwangi