RADARBANYUWANGI.ID - Cheesecake menjadi salah satu hidangan penutup yang terus digemari berbagai kalangan. Teksturnya yang lembut berpadu dengan rasa manis yang pas membuat kue berbahan dasar keju ini cocok dinikmati dalam berbagai suasana, mulai dari momen santai hingga perayaan bersama keluarga dan teman.
Popularitas cheesecake juga didukung oleh banyaknya pilihan topping, seperti stroberi, blueberry, cokelat, matcha, karamel, hingga aneka buah segar. Selain menghadirkan cita rasa yang beragam, tampilannya yang menarik membuat cheesecake kerap menjadi sajian favorit untuk diabadikan dan dibagikan di media sosial.
Kini, cheesecake mudah ditemukan di toko roti, kafe, maupun gerai dessert di berbagai daerah. Tingginya minat masyarakat membuat variasi cheesecake terus berkembang, baik dari segi rasa maupun teknik pembuatannya.
Mengutip Ruparupa.com, cheesecake tidak hanya memiliki satu jenis. Hidangan penutup berbahan dasar keju ini hadir dalam berbagai varian yang berasal dari sejumlah negara dengan karakteristik berbeda.
Berikut beberapa jenis cheesecake yang populer.
1. New York Cheesecake
New York Cheesecake menjadi salah satu varian yang paling dikenal di dunia. Kue ini memiliki tekstur lembut, padat, dan kaya rasa karena menggunakan krim keju sebagai bahan utama.
Bagian dasarnya umumnya dibuat dari campuran biskuit, mentega, dan gula, sedangkan isiannya terdiri atas krim keju, telur, gula, serta krim kental atau krim asam. Beberapa resep juga menambahkan perasan lemon untuk memberikan cita rasa yang lebih segar.
2. Philly Cheesecake
Varian yang juga dikenal sebagai Philly Cheesecake ini menggunakan krim keju Philadelphia sebagai bahan utama. Teksturnya lebih ringan dan halus dibandingkan New York Cheesecake.
Bagian bawahnya tetap menggunakan dasar biskuit dan mentega sehingga menghasilkan perpaduan tekstur renyah dan lembut. Cheesecake ini sering dinikmati bersama secangkir teh hangat.
3. Crumble Cheesecake
Crumble Cheesecake memiliki ciri khas berupa lapisan atas yang renyah. Bagian luarnya menggunakan adonan shortbread yang terbuat dari tepung, mentega, gula, garam, dan vanila.
Sementara bagian dalamnya tetap menghadirkan tekstur creamy dan lembut seperti cheesecake pada umumnya.
4. Roman Cheesecake
Roman Cheesecake atau Savillum merupakan salah satu resep cheesecake tertua yang berasal dari Romawi kuno.
Berbeda dengan varian modern, cheesecake ini tidak menggunakan lapisan dasar. Isinya dibuat dari keju ricotta, telur, tepung, dan madu, kemudian diberi taburan biji poppy atau kaskas sebagai ciri khasnya.
5. Swedish Cheesecake
Swedish Cheesecake berasal dari Swedia dan memiliki karakter berbeda dibandingkan cheesecake lainnya.
Kue ini tidak memiliki lapisan dasar dan biasanya disajikan bersama whipped cream serta selai. Bahan utamanya menggunakan keju rennet atau dapat digantikan dengan keju cottage untuk menghasilkan tekstur serupa.
6. Vegan Cheesecake
Vegan Cheesecake menjadi pilihan bagi mereka yang tidak mengonsumsi produk susu maupun keju.
Sebagai pengganti krim keju, adonan dibuat menggunakan kacang mete yang telah direndam dan dihaluskan bersama santan atau tahu sutra. Hasilnya tetap lembut dengan cita rasa yang khas.
7. Japanese Cheesecake
Japanese Cheesecake atau Soufflé Cheesecake terkenal karena teksturnya yang sangat ringan dan lembut seperti kapas.
Tekstur tersebut diperoleh dari putih telur yang dikocok hingga mengembang, kemudian dicampurkan ke dalam adonan menggunakan teknik melipat sehingga menghasilkan kue yang ringan.
8. No Bake Cheesecake
Bagi yang tidak memiliki oven, No Bake Cheesecake bisa menjadi alternatif.
Sesuai namanya, cheesecake ini tidak dipanggang, melainkan didinginkan hingga mengeras. Bahan utamanya menggunakan krim keju dan gelatin, kemudian dipadukan dengan krim kocok sehingga menghasilkan tekstur lembut.
9. Ricotta Cheesecake
Ricotta Cheesecake merupakan salah satu sajian khas Italia yang menggunakan keju ricotta sebagai bahan utama.
Teksturnya lebih padat dan sedikit kering dibandingkan cheesecake berbahan krim keju. Untuk menghasilkan hasil yang lebih lembut, keju ricotta segar sering dipadukan dengan susu.
10. Savory Cheesecake
Berbeda dari kebanyakan cheesecake yang bercita rasa manis, Savory Cheesecake justru menawarkan rasa gurih.
Varian ini dibuat menggunakan perpaduan keju mascarpone, keju chevre, dan keju krim, kemudian diperkaya dengan bawang putih, bawang karamel, paprika, hingga jinten. Meski tanpa lapisan dasar, cita rasanya tetap kaya dan menggugah selera.
Cheesecake terus mempertahankan popularitasnya karena menawarkan beragam pilihan rasa, tekstur, dan cara penyajian. Mulai dari New York Cheesecake yang kaya krim hingga Japanese Cheesecake yang ringan, setiap varian memiliki keunikan tersendiri yang dapat disesuaikan dengan selera penikmat dessert.
Editor : Lugas Rumpakaadi