Biji Kopi Menjelma Hidangan, Kokoon Hotel Banyuwangi Tawarkan Sensasi Kuliner yang Tak Biasa

Syaifuddin Mahmud • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 23:00 WIB
MANJAKAN LIDAH PARA TAMU: Tamu undangan menikmati sajian menu dalam acara ”Ada Apa Dengan Coffee” di Kokoon Hotel Banyuwangi, Jumat malam (31/7). (Toha/Radar Banyuwangi)
MANJAKAN LIDAH PARA TAMU: Tamu undangan menikmati sajian menu dalam acara ”Ada Apa Dengan Coffee” di Kokoon Hotel Banyuwangi, Jumat malam (31/7). (Toha/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Selama ini biji kopi identik dengan secangkir minuman hangat yang menemani pagi atau obrolan sore. Namun di tangan para chef Kokoon Hotel Banyuwangi, kopi justru tampil sebagai bintang utama di atas meja makan. Melalui konsep coffee pairing dinner, kopi lokal Gombengsari diolah menjadi saus, sup, hingga hidangan penutup, menghadirkan pengalaman gastronomi yang berbeda bagi para penikmat kuliner.

Konsep tersebut diperkenalkan dalam acara "Ada Apa dengan Coffee" yang digelar pada Jumat malam (31/7). Mengusung kekayaan cita rasa kopi Banyuwangi, Kokoon menghadirkan rangkaian menu fine dining yang memadukan karakter kopi dengan berbagai bahan pilihan, mulai dari hidangan pembuka hingga dessert.

Tak sekadar menghadirkan aroma kopi, setiap menu dirancang agar karakter rasa kopi mampu memperkaya cita rasa tanpa mendominasi hidangan utama.

Angkat Potensi Kopi Gombengsari ke Level Gastronomi

General Manager Kokoon Hotel Banyuwangi, Weni Kristianti, mengatakan konsep tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kopi lokal Banyuwangi, khususnya kopi dari kawasan Gombengsari, yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan minuman.

Melalui inovasi kuliner, pihaknya ingin memperkenalkan sisi lain kopi sebagai bahan gastronomi yang mampu menciptakan pengalaman bersantap yang lebih kaya.

"Kami ingin menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati kopi. Tidak hanya diminum, tetapi juga dinikmati dalam setiap sajian sehingga tamu dapat merasakan karakter kopi dari sudut pandang yang berbeda," ujar Weni.

Menurutnya, coffee pairing dinner bukan sekadar menyandingkan kopi dengan makanan, melainkan menghadirkan harmoni rasa antara karakter kopi dan setiap hidangan yang disajikan.

Dari Coffee Cookies hingga Sup Beraroma Kopi

Perjalanan kuliner dimulai melalui Nutty Co, coffee cookies renyah yang dipadukan dengan kopi-O, racikan robusta yang diinfus bersama jeruk dan daun pandan sehingga menghasilkan aroma yang lebih kompleks.

SAJIAN KULINER KRETAIF: Hidangan Duck Empire Excelsa Sauce memadukan kelembutan daging bebek dan sayuran segar dengan keunikan saus kopi. (Toha/Radar Banyuwangi)
SAJIAN KULINER KRETAIF: Hidangan Duck Empire Excelsa Sauce memadukan kelembutan daging bebek dan sayuran segar dengan keunikan saus kopi. (Toha/Radar Banyuwangi)

Selanjutnya, tamu menikmati Co Cut Salad, perpaduan jellyfish, chicken char siu, Hainan chicken, serta Gombeng Sauce yang memanfaatkan karakter kopi sebagai elemen penyedap.

Eksplorasi rasa kemudian berlanjut melalui Smile Fish Dry Coffee, sup ikan yang diperkaya sentuhan aroma kopi sehingga menghadirkan sensasi gurih dengan lapisan rasa yang unik.

Bebek Saus Kopi Excelsa Jadi Bintang Utama

Puncak pengalaman bersantap hadir melalui Duck Empire Excelsa Sauce, menu utama berupa irisan daging bebek yang dipadukan dengan saus berbasis kopi Excelsa.

Perpaduan rasa gurih daging bebek dengan karakter kopi Excelsa yang memiliki cita rasa khas menghasilkan kombinasi yang tidak biasa, sekaligus menjadi menu unggulan dalam rangkaian coffee pairing dinner tersebut.

Menu ini menjadi bukti bahwa kopi tidak hanya cocok dipadukan dengan hidangan manis, tetapi juga mampu memperkuat karakter makanan utama.

Dessert dengan Sentuhan Kopi Lokal

Perjalanan rasa ditutup melalui dua sajian penutup.

Pertama, Co2 Melted, churros yang disajikan bersama coffee dipping sauce, menghadirkan perpaduan tekstur renyah dan rasa kopi yang lembut.

Kemudian hadir Blambangan Cream Co, racikan filter coffee yang dipadukan dengan madu, jeruk, vanila, pala, dan krim sehingga menciptakan penutup yang menyegarkan sekaligus mempertegas identitas kopi Banyuwangi.

Menikmati Kopi dari Sudut Pandang Berbeda

Melalui konsep "Ada Apa dengan Coffee", Kokoon Hotel Banyuwangi tidak hanya menyajikan makan malam, tetapi juga mengajak tamu memahami bahwa kopi memiliki potensi jauh lebih luas dibanding sekadar minuman.

Setiap sajian menjadi media untuk mengeksplorasi karakter kopi lokal dalam bentuk yang kreatif dan modern, sekaligus memperkenalkan kekayaan produk Gombengsari kepada penikmat kuliner.

"Terkadang, biji kopi justru menemukan panggung terbaiknya di atas meja makan. Penasaran? Yuk, segera rasakan pengalaman kuliner ini bersama keluarga," tutup Weni.

Dengan inovasi tersebut, Kokoon Hotel Banyuwangi memperlihatkan bagaimana kopi lokal dapat naik kelas menjadi bagian dari pengalaman fine dining, membuka perspektif baru bahwa secangkir kopi tak selalu harus berakhir di dalam cangkir, melainkan juga mampu menghadirkan cerita di setiap hidangan. (aif)

Editor : Ali Sodiqin
Kokoon Banyuwangi Kopi Gombengsari Coffee pairing Kuliner kopi Fine dining