RADARBANYUWANGI.ID - Kehadiran berbagai camilan modern di toko maupun minimarket tidak serta-merta menggeser minat masyarakat terhadap jajanan tradisional. Salah satu yang masih bertahan dan tetap diminati adalah getas, camilan berbahan dasar tepung ketan yang dikenal dengan cita rasa manis, gurih, serta tekstur renyah di bagian luar dan kenyal di bagian dalam.
Di sejumlah pasar tradisional, getas masih menjadi salah satu jajanan yang banyak dicari pembeli. Selain memiliki rasa khas yang sulit tergantikan, makanan tradisional ini juga dijual dengan harga terjangkau sehingga dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa.
Tak hanya menjadi teman bersantai, getas juga kerap dibeli sebagai oleh-oleh maupun suguhan saat berkumpul bersama keluarga. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa jajanan tradisional masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat meski persaingan dengan produk modern semakin ketat.
Salah seorang pembeli, Khia, mengaku lebih memilih getas dibandingkan beberapa camilan modern. Menurutnya, selain memiliki cita rasa yang lezat, getas dibuat dari bahan-bahan sederhana dengan harga yang lebih ramah di kantong.
"Saya membeli getas karena rasanya enak dan teksturnya lembut di dalam serta renyah di luar. Harganya juga tidak mahal, jadi cocok untuk camilan keluarga. Saya berharap jajanan seperti ini tetap dijual di pasar agar tidak hilang," ujarnya.
Harapan serupa juga disampaikan banyak masyarakat yang menilai getas bukan sekadar makanan ringan, melainkan bagian dari warisan kuliner Indonesia yang patut dijaga keberadaannya. Mereka berharap generasi muda terus mengenal dan mengonsumsi jajanan tradisional agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Salah satu upaya melestarikan getas dapat dilakukan dengan membuatnya sendiri di rumah. Proses pembuatannya relatif mudah menggunakan bahan-bahan yang sederhana.
Resep Getas Ketan Putih Tradisional
Bahan adonan:
- 250 gram tepung ketan putih
- 50 gram tepung beras
- 150 gram kelapa parut setengah tua
- 200 ml santan hangat
- 1 sendok teh garam
- Minyak goreng secukupnya
Bahan lapisan gula (besta):
- 150 gram gula pasir
- 70 ml air
- 1/4 sendok teh garam
Cara Membuat
- Campurkan tepung ketan, tepung beras, kelapa parut, dan garam hingga merata. Tuangkan santan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan mudah dibentuk.
- Ambil sedikit adonan, bentuk bulat lonjong agak pipih, lalu lakukan hingga seluruh adonan habis.
- Panaskan minyak dengan api sedang cenderung kecil. Masukkan adonan ke dalam minyak yang belum terlalu panas agar tidak pecah saat digoreng. Goreng hingga berwarna kuning keemasan, kemudian angkat dan tiriskan sampai dingin.
- Untuk membuat lapisan gula, masak gula pasir, air, dan garam hingga mendidih. Lanjutkan memasak sampai larutan mengental, berbusa pekat, dan membentuk serat gula.
- Masukkan getas yang telah dingin ke dalam larutan gula, lalu aduk terus hingga seluruh permukaan tertutup gula. Teruskan mengaduk sampai gula mengering dan berubah menjadi kristal putih. Setelah dingin, simpan getas dalam wadah kedap udara agar kerenyahannya tetap terjaga.