Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bakso Aci Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Kekinian, Inovasi Topping dan Produk Instan Jadi Daya Tarik Baru

Desila Aini Hidayah • Senin, 13 Juli 2026 | 14:36 WIB
Bakso aci tetap bertahan sebagai kuliner favorit di tengah tren makanan kekinian. (Desi untuk Radar Banyuwangi)
Bakso aci tetap bertahan sebagai kuliner favorit di tengah tren makanan kekinian. (Desi untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Bakso aci tetap menjadi salah satu kuliner yang mampu bertahan di tengah derasnya kemunculan berbagai makanan kekinian. Cita rasa khas, harga yang terjangkau, serta inovasi menu membuat makanan asal Sunda tersebut masih memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan.

Kuliner berbahan dasar tepung tapioka atau aci itu dikenal memiliki tekstur kenyal yang menjadi ciri khas utamanya. Berbeda dengan bakso pada umumnya yang mengandalkan daging sebagai bahan utama, bakso aci menawarkan sensasi berbeda melalui perpaduan aci, kuah kaldu gurih, dan sambal pedas yang menggugah selera.

Kenikmatan bakso aci juga semakin lengkap berkat beragam pelengkap yang disajikan dalam satu mangkuk. Mulai dari tahu, cuanki, siomay kering, pilus cikur, sukro, hingga ceker ayam menjadi kombinasi yang memberikan variasi tekstur dan rasa pada setiap suapan.

Perkembangan industri kuliner turut mendorong hadirnya berbagai inovasi pada bakso aci. Saat ini, banyak pelaku usaha menghadirkan pilihan topping yang lebih beragam, seperti bakso isi cabai, urat, tetelan, tulang rangu, hingga keju mozzarella. Selain itu, tersedia pula pilihan tingkat kepedasan yang dapat disesuaikan dengan selera konsumen.

Tidak hanya dapat dinikmati di warung makan, bakso aci kini juga tersedia dalam bentuk kemasan instan. Produk tersebut menjadi alternatif praktis bagi masyarakat yang ingin menikmati bakso aci di rumah. Proses penyajiannya pun cukup sederhana karena hanya memerlukan waktu beberapa menit untuk direbus sebelum siap disantap.

Popularitas bakso aci juga semakin terdongkrak melalui media sosial. Berbagai konten ulasan kuliner, video mukbang, hingga rekomendasi tempat makan membuat makanan ini terus dikenal oleh masyarakat, terutama kalangan muda. Tidak sedikit orang yang akhirnya mencoba bakso aci setelah melihat berbagai konten yang beredar di platform digital.

Faktor harga juga menjadi salah satu alasan kuliner ini tetap diminati. Dengan harga yang relatif ramah di kantong, satu porsi bakso aci dapat dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#bakso aci