Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Viral di TikTok, Tumetes Coffee Banyuwangi Jadi Buruan Anak Muda karena Panorama Alam di Jalur Menuju Kawah Ijen

Mayang Dwi Febrianti • Senin, 6 Juli 2026 | 15:06 WIB
Tumetes Coffee, kafe viral yang tawarkan pemandangan indah di Banyuwangi. (Mayang untuk Radar Banyuwangi)
Tumetes Coffee, kafe viral yang tawarkan pemandangan indah di Banyuwangi. (Mayang untuk Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Tren kafe berkonsep alam terus berkembang di Banyuwangi. Salah satu yang tengah mencuri perhatian adalah Tumetes Coffee and Eatery di Jalan Raya Lijen Km 8,7, Dusun Pereng, Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Dalam beberapa pekan terakhir, kafe tersebut ramai diperbincangkan setelah video dan foto suasananya berulang kali muncul di halaman For You Page (FYP) TikTok maupun Instagram.

Popularitas Tumetes Coffee tidak lepas dari lokasinya yang berada di jalur wisata menuju Kawah Ijen. Hamparan pepohonan hijau, udara pegunungan yang sejuk, serta suasana yang tenang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang ingin beristirahat sejenak dari aktivitas sehari-hari.

Tak sedikit wisatawan maupun warga lokal yang sengaja datang setelah melihat berbagai ulasan di media sosial. Mereka penasaran ingin merasakan langsung suasana yang banyak disebut sebagai salah satu tempat healing baru di Banyuwangi.

Unggahan para kreator konten yang menampilkan panorama alam serta sudut-sudut estetik di Tumetes Coffee menjadi pemicu meningkatnya jumlah pengunjung. Video dengan latar pegunungan, pepohonan rindang, dan suasana santai membuat banyak pengguna media sosial memasukkan kafe ini ke dalam daftar destinasi yang ingin dikunjungi.

Konsep yang diusung pun berbeda dengan kebanyakan kafe di kawasan perkotaan. Tumetes mengandalkan ruang terbuka (open space) yang menyatu dengan alam sekitar Glagah. Bangunan bergaya minimalis dipadukan dengan area hijau sehingga menghadirkan suasana yang nyaman tanpa meninggalkan kesan modern.

Banyak pengunjung memanfaatkan berbagai sudut kafe sebagai lokasi berfoto maupun membuat konten media sosial. Tak heran jika nama Tumetes Coffee semakin sering muncul di berbagai unggahan pengguna TikTok dan Instagram.

Selain konsep bangunannya, panorama alam menjadi alasan utama pengunjung datang. Lokasi yang berada di kaki pegunungan membuat udara di kawasan tersebut terasa lebih segar dibandingkan wilayah perkotaan Banyuwangi.

Pada siang hingga menjelang sore hari, pengunjung kerap disuguhi kabut tipis khas kawasan pegunungan. Suasana tersebut menjadi momen favorit untuk menikmati secangkir kopi hangat sambil memandang hijaunya pepohonan di sekitar lokasi.

Salah seorang pengunjung, Mutia, mengaku mengetahui keberadaan Tumetes Coffee dari TikTok sebelum akhirnya memutuskan datang bersama temannya.

"Awalnya tahu dari TikTok. Pas dicoba ke sini sore-sore ternyata suasananya benar-benar bikin tenang. Udara di sini masih bersih karena sudah masuk jalur menuju Ijen. Menurut saya, tempat ini paling pas buat healing tipis-tipis bareng teman kalau sedang jenuh dengan tugas sekolah," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, suasana alami yang ditawarkan menjadi nilai lebih karena tidak mudah ditemukan di kawasan perkotaan. Kombinasi udara sejuk, pemandangan hijau, dan suasana tenang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Tak hanya menawarkan panorama alam, Tumetes Coffee juga dikenal memiliki harga menu yang relatif terjangkau sehingga diminati kalangan pelajar maupun mahasiswa.

Pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan racikan kopi lokal modern, minuman nonkopi yang menyegarkan, hingga aneka camilan hangat yang cocok disantap di tengah udara pegunungan. Perpaduan suasana nyaman dan harga yang bersahabat menjadi alasan banyak pengunjung memilih kembali datang bersama teman maupun keluarga.

Lokasi Tumetes Coffee yang berada di jalur utama menuju kawasan wisata Kawah Ijen menjadikannya salah satu titik singgah favorit wisatawan. Banyak pengunjung memanfaatkan tempat ini untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju destinasi wisata maupun setelah kembali dari kawasan pegunungan.

Kafe ini juga mulai menjadi lokasi berkumpul komunitas pesepeda yang melintasi jalur Glagah pada pagi hari. Dengan jam operasional setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB, pengunjung memiliki waktu yang cukup leluasa untuk menikmati suasana alam di kawasan tersebut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#tumetes coffee #tiktok #kawah ijen #banyuwangi