Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Itinerary Kuliner Hemat Banyuwangi 2 Hari 2 Malam Saat Lebaran, Cuma Rp500 Ribuan Bisa Puas Wisata dan Makan Enak

Ali Sodiqin • Sabtu, 21 Maret 2026 | 06:00 WIB

Warung sego tempong Mbok Wah menyediakan banyak pilihan menu lauk tambahan.
Warung sego tempong Mbok Wah menyediakan banyak pilihan menu lauk tambahan.

RADARBANYUWANGI.ID – Libur Lebaran tak harus identik dengan biaya mahal. Dengan perencanaan yang tepat, wisatawan tetap bisa menikmati kuliner khas dan destinasi menarik di Banyuwangi hanya dengan bujet sekitar Rp500 ribuan untuk 2 hari 2 malam.

Konsep backpacker dengan menginap di homestay serta memanfaatkan transportasi lokal menjadi pilihan favorit wisatawan saat musim liburan.

Selain hemat, pengalaman yang didapat juga lebih dekat dengan kehidupan masyarakat lokal.

Berikut panduan itinerary kuliner hemat yang bisa menjadi referensi:

Hari Pertama: Jelajah Kuliner Khas Kota

Setibanya di Banyuwangi, wisatawan dapat langsung menuju homestay di kawasan kota atau dekat stasiun dengan tarif berkisar Rp100–150 ribu per malam.

Untuk makan siang, wisatawan bisa mencicipi kuliner pedas khas Banyuwangi di Sego Tempong Mbok Wah. Menu sego tempong yang terkenal dengan sambal pedasnya dibanderol mulai Rp15 ribu.

Memasuki sore hari, suasana santai bisa dinikmati di Warung Kopi Osing Deles. Kopi lokal Banyuwangi dan camilan tradisional seperti pisang goreng menjadi pilihan tepat untuk melepas lelah.

Malam harinya, wisata kuliner dilanjutkan ke Rujak Soto Pak Slamet yang menyajikan perpaduan unik rujak dan soto dengan harga terjangkau.

Setelah itu, wisatawan bisa bersantai di Taman Blambangan yang menjadi pusat keramaian kota dan bisa dinikmati secara gratis.

Hari Kedua: Wisata Alam dan Kuliner Tradisional

Pagi hari dimulai dengan sarapan khas suku Osing di Warung Pecel Pitik Bu Sami. Menu pecel pitik menjadi salah satu kuliner autentik Banyuwangi dengan harga mulai Rp15 ribu.

Untuk mobilitas, wisatawan disarankan menyewa motor dengan tarif Rp60–80 ribu per hari, yang dinilai lebih hemat dibandingkan menyewa mobil.

Destinasi wisata murah yang bisa dikunjungi adalah Pantai Boom. Lokasi ini menawarkan pemandangan laut dengan tiket masuk terjangkau.

Saat makan siang, wisatawan bisa menikmati hidangan laut di Warung Lesehan Bu Jamilah dengan harga Rp20–35 ribu.

Sore hari dimanfaatkan untuk berburu jajanan kaki lima seperti pentol bakar, tahu walik, hingga es dawet dengan harga mulai Rp5 ribu.

Malamnya, wisata kuliner ditutup dengan mencicipi menu tradisional di Sego Cawuk Bu Mantih yang terkenal dengan harga ramah di kantong.

Hari Ketiga: Belanja Oleh-Oleh dan Pulang

Di hari terakhir, wisatawan dapat menikmati sarapan ringan sebelum berburu oleh-oleh di Pasar Banyuwangi.

Beragam produk khas tersedia, mulai dari sale pisang, kopi Banyuwangi, hingga aneka kue Lebaran dengan harga terjangkau.

Estimasi Biaya, Cocok untuk Backpacker

Dengan konsep hemat, total pengeluaran selama 2 hari 2 malam diperkirakan:

Total biaya hanya berkisar Rp500–730 ribu per orang.

Tips Liburan Hemat Saat Lebaran

Agar perjalanan tetap nyaman, wisatawan disarankan memesan penginapan jauh hari karena harga cenderung naik saat Lebaran. Selain itu, hindari jam makan puncak untuk mengurangi antrean panjang.

Wisatawan juga disarankan membawa uang tunai secukupnya karena tidak semua tempat menyediakan pembayaran digital.

Dengan itinerary ini, Banyuwangi tetap menjadi destinasi ramah kantong yang menawarkan pengalaman kuliner kaya rasa dan wisata menarik, bahkan di tengah tingginya permintaan saat libur Lebaran. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#backpacker Banyuwangi #itinerary Banyuwangi 2 hari 2 malam #wisata Lebaran Banyuwang #kuliner Banyuwangi murah #biaya liburan Banyuwangi #Sego Tempong