Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pasar Takjil Ngerandu Buko Pantai Marina Boom Banyuwangi Diserbu Warga dan Turis

Ali Sodiqin • Jumat, 20 Februari 2026 | 17:16 WIB

Pasar Takjil Ngerandu Buko di Pantai Boom Banyuwangi ramai saat Ramadan, libatkan 250 UMKM dan wisatawan asing.
Pasar Takjil Ngerandu Buko di Pantai Boom Banyuwangi ramai saat Ramadan, libatkan 250 UMKM dan wisatawan asing.

RADARBANYUWANGI.ID – Ramadan selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu masyarakat.

Di Banyuwangi, salah satu tradisi khas menyambut bulan suci adalah Pasar Takjil Ngerandu Buko (menunggu berbuka puasa). Ratusan warga memadati lapak kuliner untuk berburu aneka menu berbuka puasa.

Salah satu pasar Ngerandu Buko yang paling ramai berlokasi di kawasan wisata Pantai Marina Boom. Pada hari pertama puasa Ramadan, Kamis (18/02/2026), pasar kuliner tersebut dipenuhi warga yang ngabuburit sambil menikmati suasana senja di tepi laut.

Sejak sore hari, pengunjung berdatangan bersama keluarga maupun teman-teman. Mereka “berburu” aneka kudapan khas Banyuwangi dan nusantara.

Aneka Kuliner Khas Banyuwangi

Beragam menu tradisional tersaji di 250 lapak pedagang yang berjejer rapi di kawasan Pantai Marina Boom.

Di antaranya petula (patula), aneka jenis bubur, kolak, precet (olahan pisang khas Banyuwangi), darplok, hingga makanan berat seperti nasi tempong.

Tak ketinggalan, berbagai minuman segar seperti es buah, es campur, dan aneka jus menjadi primadona untuk melepas dahaga setelah seharian berpuasa.

Dela, salah satu pengunjung, mengaku sengaja memilih Pantai Boom sebagai lokasi berbuka puasa bersama teman-temannya.

“Salah satu spot berbuka puasa terbaik di Banyuwangi. Kita membatalkan puasa sambil menikmati senja di pinggir marina. Lokasi ini jadi andalan kita semua,” ujarnya, seperti dikutip dari banyuwangikab.go.id.

Libatkan 250 UMKM, Gerakkan Ekonomi Rakyat

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan, pemerintah kabupaten terus mendorong dan memfasilitasi pelaksanaan pasar takjil Ramadan di seluruh wilayah Banyuwangi.

“Pastinya dengan adanya pasar takjil ini ribuan warga dan UMKM terlibat. Momentum ini kita manfaatkan untuk menumbuhkan dan menggerakkan ekonomi rakyat,” kata Ipuk saat membuka Pasar Takjil Ramadan Ngerandu Buko di Pantai Marina Boom.

Di lokasi tersebut, tercatat ada sekitar 250 pedagang yang berjualan dari sore hingga malam hari.

Tak hanya warga lokal, sejumlah wisatawan asing juga terlihat berbelanja dan menikmati suasana pasar Ramadan.

Glenn, turis asal Amerika Serikat, mengaku terkesan dengan kemeriahan Ramadan di Banyuwangi.

“Pasar Ramadan ini sangat menarik. Saya tidak menyangka seramai ini perayaan Ramadan di Banyuwangi. Sangat berbeda sekali suasana Banyuwangi, baik dengan Bali maupun Lombok. Sangat menarik,” katanya.

Perhatian pada Kebersihan dan Higienitas

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Pemkab Banyuwangi juga memberi perhatian serius pada pengelolaan sampah dan higienitas makanan.

Ipuk berpesan agar pelaksanaan pasar takjil dikoordinasikan dengan baik, terutama terkait pengelolaan sampah. Ia mengimbau pedagang dan pembeli membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Sampah, terutama material plastik, adalah masalah besar bangsa ini. Program membawa tas belanja sendiri adalah upaya kita melaksanakan komitmen Banyuwangi ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), guna mendukung kebijakan Presiden untuk penanganan sampah dan penataan lingkungan,” tegasnya.

Untuk menjaga kualitas makanan, Laboratorium Dinas Kesehatan Banyuwangi juga akan rutin melakukan pengecekan terhadap jajanan yang dijual.

“Untuk menjaga higienitas makanan yang dijual, Laboratorium dari Dinas Kesehatan akan rutin berkeliling untuk mengecek apakah makanan yang dijajakan layak dikonsumsi,” kata Ipuk.

Dengan semaraknya Pasar Takjil Ngerandu Buko di Pantai Marina Boom, Ramadan di Banyuwangi tak hanya menjadi momentum ibadah, tetapi juga ruang pertemuan budaya, wisata, dan penguatan ekonomi rakyat.

Tradisi ngabuburit pun terasa lebih istimewa dengan latar senja dan semilir angin laut di ujung timur Pulau Jawa. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pasar takjil #pantai boom #ngerandu buko #banyuwangi