RADARBANYUWANGI.ID – Menjelang Ramadan 1447 H/2026 M, masyarakat mulai berburu inspirasi menu buka puasa yang lezat sekaligus menyehatkan.
Salah satu pilihan yang patut dicoba adalah tempe bacem kukus, hidangan tradisional bercita rasa manis gurih tanpa proses penggorengan.
Menu ini tak hanya menggugah selera setelah seharian berpuasa, tetapi juga membantu tubuh mendapatkan asupan nutrisi penting secara seimbang.
Dengan metode pengukusan, tempe bacem tetap kaya rasa tanpa tambahan minyak berlebih.
Cocok untuk Menu Buka Puasa Sehat
Saat berbuka, tubuh membutuhkan asupan energi yang cukup namun tidak berlebihan.
Tempe bacem kukus bisa menjadi lauk pendamping nasi hangat atau disantap bersama sayur bening dan sambal segar.
Kandungan protein nabati dalam tempe membantu memulihkan energi setelah berpuasa.
Selain itu, tempe juga kaya probiotik alami hasil fermentasi kedelai yang baik untuk kesehatan pencernaan—hal penting selama Ramadan ketika pola makan berubah.
Karena tidak digoreng, tempe bacem kukus lebih ringan di lambung. Ini membantu mencegah rasa begah atau tidak nyaman usai berbuka.
Warisan Kuliner Khas Jawa
Bacem merupakan teknik memasak khas dari Yogyakarta dan Jawa Tengah. Awalnya, teknik ini digunakan untuk mengawetkan bahan makanan dengan bumbu gula merah dan rempah-rempah.
Seiring perkembangan zaman, bacem justru menjadi salah satu ikon kuliner Jawa yang identik dengan cita rasa manis, gurih, dan aroma rempah yang khas.
Tempe menjadi bahan favorit karena mampu menyerap bumbu dengan sempurna.
Pada bulan Ramadan, hidangan tradisional seperti tempe bacem sering hadir di meja makan keluarga sebagai lauk sederhana namun penuh makna.
Resep Tempe Bacem Kukus Sederhana untuk Buka Puasa
Berikut resep praktis yang bisa disiapkan menjelang waktu berbuka.
Bahan-bahan:
- 1 papan tempe, potong sesuai selera
- 500 ml air kelapa (atau air biasa)
- 2 lembar daun salam
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 100 gram gula merah, serut
- 1 sendok teh asam jawa, larutkan
- 3 sendok makan kecap manis
- 1 sendok teh garam
- 5 siung bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 1 sendok teh ketumbar
- 2 butir kemiri
Cara Membuat:
- Haluskan bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan kemiri.
- Campurkan bumbu halus dengan air kelapa, daun salam, lengkuas, gula merah, asam jawa, kecap manis, dan garam.
- Masukkan tempe ke dalam bumbu hingga terendam. Diamkan minimal 30 menit agar meresap.
- Pindahkan ke wadah tahan panas, lalu kukus selama 20–30 menit hingga matang dan bumbu menyerap sempurna.
- Angkat dan sajikan hangat saat waktu berbuka tiba.
Lebih Sehat dan Tetap Nikmat
Tempe mengandung protein nabati berkualitas, kalsium, zat besi, serta vitamin B kompleks yang membantu metabolisme energi. Nutrisi tersebut sangat dibutuhkan setelah tubuh berpuasa lebih dari 12 jam.
Menghindari proses penggorengan juga membantu mengurangi asupan lemak jenuh dan kalori. Ini penting agar menu buka puasa tidak terlalu berat dan tetap mendukung pola makan sehat selama Ramadan.
Tempe bacem kukus dapat dipadukan dengan kurma sebagai pembuka, teh hangat, serta sayur berkuah ringan. Kombinasi ini menciptakan hidangan berbuka yang seimbang antara karbohidrat, protein, dan serat.
Dengan cita rasa manis gurih khas Jawa serta proses memasak yang lebih sehat, tempe bacem kukus bisa menjadi inspirasi menu buka puasa Ramadan 1447 H yang sederhana namun istimewa untuk keluarga di rumah. (*)
Editor : Ali Sodiqin