RADARBANYUWANGI.ID - Pola hidup sehat Rasulullah SAW kerap menjadi rujukan umat Islam hingga saat ini.
Tidak hanya dalam ibadah dan akhlak, Nabi Muhammad SAW juga memberikan teladan dalam memilih makanan yang sederhana, bergizi, dan menyehatkan.
Berbagai hadits shahih dan riwayat ulama mencatat sejumlah makanan yang disukai Rasulullah, yang kini banyak dikaji dalam perspektif kesehatan Islami dan sunnah Nabi.
Menariknya, jenis makanan tersebut tidak berlebihan, mudah didapat, serta terbukti memiliki manfaat kesehatan.
Berikut daftar makanan yang disukai Nabi Muhammad SAW beserta penjelasan dan dalil haditsnya.
1. Kurma, Makanan Favorit Saat Berbuka
Kurma menjadi makanan yang paling sering disebut dalam hadits. Rasulullah SAW menganjurkan berbuka puasa dengan kurma basah (ruthab).
Jika tidak tersedia, maka kurma kering (tamr), dan jika tidak ada, cukup dengan air putih.
“Apabila salah seorang di antara kalian berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma...”
(HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Selain mengikuti sunnah, kurma juga kaya manfaat. Buah ini mengandung energi alami, serat, serta mineral yang membantu memulihkan stamina setelah berpuasa.
2. Madu, Obat Alami yang Dianjurkan
Madu menempati posisi penting dalam sunnah Nabi. Rasulullah SAW menganjurkan madu sebagai obat alami untuk berbagai keluhan kesehatan.
“Kesembuhan ada pada tiga hal: minum madu...”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Secara ilmiah, madu dikenal memiliki sifat antibakteri, antioksidan, serta mampu meningkatkan daya tahan tubuh.
3. Susu, Minuman Penuh Berkah
Rasulullah SAW juga menyukai susu, bahkan menyebutnya sebagai minuman yang sempurna.
“Ya Allah, berkahilah kami pada susu...”
(HR. Tirmidzi)
Susu merupakan sumber protein dan kalsium yang baik bagi pertumbuhan tulang dan kesehatan tubuh.
4. Daging Kambing, Disantap Tanpa Berlebihan
Dalam beberapa riwayat, Nabi Muhammad SAW menyukai daging kambing, khususnya bagian paha.
Namun, beliau tidak pernah berlebihan dalam mengonsumsinya.
“Bagian daging yang paling disukai Rasulullah adalah paha.”
(HR. Bukhari)
Teladan ini menunjukkan keseimbangan antara memenuhi kebutuhan gizi dan menjaga kesederhanaan.
5. Labu, Sayuran Favorit Rasulullah
Labu atau labuan menjadi salah satu sayuran yang disukai Nabi, terutama saat dimasak bersama kuah.
Anas bin Malik berkata:
“Aku melihat Nabi mengambil labu dari sekitar piring.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Labu dikenal baik untuk pencernaan serta kesehatan jantung.
6. Roti Gandum, Simbol Hidup Sederhana
Rasulullah SAW mengonsumsi roti dari gandum kasar.
Dalam riwayat disebutkan bahwa beliau tidak pernah memakan roti putih halus selama hidupnya.
Hal ini mencerminkan pola hidup sederhana dan sehat.
7. Zaitun dan Minyak Zaitun
Zaitun juga termasuk makanan yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.
“Makanlah minyak zaitun dan gunakanlah sebagai minyak rambut, karena ia berasal dari pohon yang diberkahi.”
(HR. Tirmidzi)
Minyak zaitun dikenal baik untuk kesehatan jantung dan metabolisme tubuh.
8. Cuka, Lauk Sederhana yang Disukai
Kesederhanaan Rasulullah SAW tercermin dari kecintaannya pada cuka sebagai lauk.
“Sebaik-baik lauk adalah cuka.”
(HR. Muslim)
9. Air Putih, Minuman Utama Nabi
Air putih menjadi minuman utama Rasulullah SAW.
Beliau menyukai air yang segar dan minum sambil duduk, dalam tiga tegukan, sebagai bagian dari adab minum.
Teladan Pola Makan Nabi Muhammad SAW
Selain jenis makanan, Rasulullah SAW juga mengajarkan adab makan yang sarat nilai kesehatan, di antaranya:
- Tidak berlebihan dalam makan
- Berhenti sebelum kenyang
- Makan dengan tangan kanan
- Membaca basmalah
- Mengutamakan kesederhanaan
Pola makan Nabi Muhammad SAW membuktikan bahwa hidup sehat tidak harus mahal atau rumit.
Dengan mengikuti sunnah Rasulullah, umat Islam tidak hanya meraih keberkahan, tetapi juga menjaga kesehatan jasmani dan rohani. (*)
Editor : Ali Sodiqin