RADARBANYUWANGI - Sate yang biasanya identik dengan daging ayam, kambing, atau sapi, sekarang banyak orang beralih ke pilihan yang lebih ringan dan sehat: sate jamur. Rasanya tetap gurih, teksturnya kenyal mirip daging, dan tentu aja lebih ramah buat yang lagi jaga pola makan atau vegetarian. Jadi, jangan heran kalau sate jamur makin populer di banyak tempat.
Jenis jamur yang paling sering dipakai biasanya jamur tiram. Kenapa? Karena gampang dicari di pasar, harganya terjangkau, dan teksturnya pas banget buat dibakar. Selain jamur tiram, kadang ada juga yang pakai jamur kancing atau jamur merang, tapi tetap saja jamur tiram jadi juara karena lebih serbaguna.
Jamur tiram punya keunggulan sendiri. Teksturnya kenyal, rasanya netral, dan gampang banget menyerap bumbu. Makanya kalau diolah jadi sate, bumbunya cepat meresap dan bikin rasanya makin mantap. Selain itu, bentuk serabutnya juga bikin sate terlihat lebih “berisi” dan menarik.
Sebelum dimasak, jamur biasanya dibersihkan dulu terus diblansir sebentar di air mendidih yang sudah diberi sedikit garam. Tujuannya biar jamurnya nggak terlalu berair dan baunya lebih segar. Setelah itu, baru diperas pelan-pelan supaya nggak ada sisa air. Nah, trik kecil ini bikin sate jamur jadi lebih enak waktu dibakar.
Untuk bumbunya, ada dua yang paling populer. Pertama, bumbu kecap, campuran kecap manis, bawang putih, dan kadang ditambah saus tiram. Rasanya gurih manis khas sate tradisional. Kedua, bumbu kacang, kacang tanah goreng yang diulek bareng bawang, gula merah, dan cabai, lalu dimasak sampai kental. Tinggal pilih sesuai selera, atau malah bisa kombinasikan keduanya biar makin kaya rasa.
Proses masaknya gampang banget. Jamur yang udah dibersihkan ditusuk pakai tusukan sate, terus dilumuri bumbu. Kalau mau lebih mantap, diamkan dulu sebentar biar bumbunya meresap. Setelah itu, tinggal bakar di atas arang atau grill pan sambil sesekali dioles bumbu lagi. Harumnya udah pasti bikin nggak sabar buat nyicipin.
Selain gaya lokal, ternyata ada juga versi internasional. Misalnya, sate jamur yang dimarinasi pakai campuran bumbu miso dan bubuk jamur porcini, lalu disajikan dengan saus kacang. Rasanya jadi lebih kompleks, gurihnya beda, tapi tetap enak banget. Jadi bukti kalau jamur bisa diolah dengan banyak cara, nggak melulu yang klasik.
Sate jamur itu camilan sekaligus lauk yang sehat, enak, dan gampang dibuat. Cocok buat vegetarian, anak kos, sampai keluarga yang pengin variasi baru di meja makan. Kuncinya pilih jamur segar, jangan lupa blansir sebentar, dan olesi bumbu berkali-kali saat dibakar. Hasilnya? Sate jamur renyah, gurih, dan siap bikin semua orang ketagiatan.
Akhirnya, sate jamur itu bukti kalau makan sehat nggak harus ribet atau hambar. Cukup pakai jamur segar, tusuk, bumbui, bakar, selesai deh! Rasanya mantap, teksturnya nagih, dan pastinya bikin makan jadi lebih seru.
Penulis: Ratna Yulia Amarta Putri | Magang Jurnalistik Radar Banyuwangi
Ikuti terus berita ter-update Radar Banyuwangi di Google News
Editor : Ali Sodiqin