Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

7 Menu Sarapan yang Sebaiknya Dilewatkan  

Bayu Shaputra • Kamis, 22 Mei 2025 | 10:50 WIB

 

Minuman bersoda.
Minuman bersoda.

RadarBanyuwangi.id  - Memulai hari dengan pilihan makanan yang tepat sangat penting untuk menjaga energi, mood, dan kesehatan pencernaan.

Sebaliknya, beberapa jenis makanan sebaiknya dihindari di pagi hari karena dapat memicu lonjakan gula darah, gangguan pencernaan, atau bahkan penurunan konsentrasi.

Berikut ulasan mendalam mengenai makanan yang sebaiknya dihindari saat sarapan, lengkap dengan detail kecil seperti waktu pencernaan, efek samping segera, dan alternatif yang lebih sehat.

Minuman Manis Berkafein

Meski kopi dan teh manis terasa menggoda, kandungan gula tambahan (20–35 g per gelas) dapat menyebabkan lonjakan glukosa darah dalam 30 menit pertama setelah diminum, diikuti oleh penurunan energi tajam 2–3 jam kemudian.

Selain itu, gula mempercepat pembentukan plak gigi jika diminum sebelum sarapan lengkap. Sebagai alternatif, kurangi gula hingga 1 sdt (4 g) atau pilih kopi hitam dengan sejumput kayu manis untuk rasa hangat.

Roti Putih dan Pastry Manis

Roti tawar putih, donat, atau croissant terbuat dari tepung rafinasi dengan indeks glikemik tinggi (> 70). Makanan ini dicerna cepat, memberikan energi instan lalu cepat membuat lapar kembali dalam 1–2 jam.

Untuk sarapan, gantikan dengan roti gandum utuh (IG ~ 50) atau roti rye yang dapat menjaga kenyang hingga 4 jam.

Sereal Tinggi Gula

Banyak sereal pagi komersial mengandung 15–25 g gula per porsi 30 g, setara tiga keping gula pasir.

Konsumsi langsung saat bangun berisiko memicu resistensi insulin jangka panjang. Pilih granola tanpa pemanis tambahan atau campuran rolled oats polos dengan topping buah.

Yogurt Rasa Buah dengan Gula Tambahan

Yogurt rasa (200 g) sering mengandung 20 g gula, bahkan lebih dari yogurt plain. Lemak probiotiknya terbuang jika harus menetralkan rasa manis yang berlebihan.

Sebaiknya pilih yogurt plain rendah lemak dan tambahkan buah potong atau madu secukupnya (1 sdm/madu ≈ 5 g gula).

Minuman Energi dan Soda

Minuman energi di pagi hari berisi kafein (80–100 mg) dan gula tinggi (30–40 g), menstimulasi jantung dan menyebabkan gugup tanpa asupan karbohidrat kompleks.

Soda sama buruknya, dengan tambahan asam fosfat yang dapat mengganggu penyerapan kalsium. Gantilah dengan air kelapa murni yang mengandung elektrolit alami dan sedikit gula (6 g per 250 ml).

Daging Olahan (Sosis, Bacon)

Daging olahan sarapan mengandung 200–400 mg natrium per porsi kecil (50 g) dan nitrat yang dikaitkan dengan risiko kardiovaskular jika dikonsumsi rutin.

Selain itu, lemak jenuh tinggi (≥ 10 g) dapat memperlambat pencernaan sehingga terasa mengantuk setelah makan. Sebagai ganti, pilih telur rebus atau dada ayam panggang tanpa kulit.

Smoothie Buah Kemasan

Smoothie kemasan sering mengandung 25–35 g gula per botol (300 ml), sama buruknya dengan soda. Buah yang halus menjadi glukosa cepat serap, memicu lonjakan insulin.

Lebih baik blender sendiri: 1 pisang, segenggam bayam, 100 ml susu almond tanpa gula, dan 1 sdt biji chia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#kesehatan #Makanan yang harus dihindari #gaya hidup sehat