Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Di Tengah Serbuan Snack Kekinian, Sale dan Keripik Pisang Manis Tetap Bertahan sebagai Primadona Camilan Nusantara yang Sarat Nostalgia

Fanzha Shefya Yuananda • Sabtu, 17 Mei 2025 | 16:15 WIB
Mengenal sale pisang dan keripik pisang manis.
Mengenal sale pisang dan keripik pisang manis.

RadarBanyuwangi.id - Pisang sudah lama menjadi buah serbaguna bagi banyak keluarga Indonesia.

Dari satu tandan saja, lahirlah berbagai kudapan tradisional, dua di antaranya adalah sale pisang dan keripik pisang manis.

Walau tampak sederhana, keduanya menyimpan keunikan rasa dan cerita panjang yang membuatnya bertahan di rak makanan hingga hari ini.

Sale pisang dibuat dengan cara mengiris pisang matang, kemudian menjemurnya di bawah terik matahari sampai kadar air turun drastis.

Proses pengeringan ini mengikat gula alami di dalam daging buah, menghasilkan tekstur kenyal dan rasa manis khas yang sulit ditiru.

Setelah kering, irisan pisang dilapisi adonan tipis tepung lalu digoreng perlahan sampai kecokelatan.

Hasilnya adalah camilan beraroma karamela yang legit, pas disandingkan secangkir teh hangat kala hujan turun.

Berbeda dari sale, keripik pisang manis memanjakan lidah lewat kerenyahan. Pisang yang belum terlalu matang diiris tipis-tipis menggunakan alat khusus agar hasilnya seragam, digoreng sampai renyah, lalu dibalut gula pasir cair atau karamel ringan.

Perpaduan gurih minyak dengan lapisan gula memberi sensasi “kriuk” sekaligus manis lembut.

Tidak heran, keripik ini kerap menghiasi toples di ruang tamu, siap disajikan untuk tamu mendadak.

Nilai tambah kedua camilan lawas ini terletak pada kepraktisannya. Pisang yang mudah rusak diubah menjadi produk awet tanpa bahan pengawet kimia.

Petani serta industri rumahan di Lampung, Banyumas, hingga Lampung Barat sudah lama menggantungkan sumber rezeki pada sale dan keripik pisang.

Generasi muda pun mulai melirik kembali sale dan keripik pisang manis, bukan sekadar karena cita rasa, tetapi juga kisah di baliknya.

Setiap gigitan menghadirkan kenangan masa kecil serta bukti bahwa kearifan lokal mampu bertahan di tengah arus tren kuliner global. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Tetap #pisang #menjadi #sale #idola #keripik